Cara Mengetahui Spesifikasi Server/Komputer Linux

Pada tutorial linux kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara mengetahui spesifikasi hardware dari server atau komputer yang menggunakan OS Linux. Kebutuhan ini muncul paling tidak untuk mendapatkan informasi seputar spesifikasi, misal untuk kebutuhan audit perangkat maupun keperluan upgrade/usulan pembelian baru.

Pertama, ada tool bernama LSHW. LSHW atau Hardware Lister adalah aplikasi kecil yang menyajikan informasi seputar hardware yang dideteksi. Sampai saat ini LSHW mendukung DMI (x86 and EFI only), Open Firmware device tree (PowerPC only), PCI/AGP, ISA PnP (x86), CPUID (x86), IDE/ATA/ATAPI, PCMCIA (only tested on x86), USB dan SCSI. Continue reading Cara Mengetahui Spesifikasi Server/Komputer Linux

Paling Mudah! Doppler: Monitoring Tool Server

Doppler adalah sebuah tool monitoring server dengan kemudahan setting yang tidak biasa, alias hampir tidak perlu dikonfigurasi. Doppler bisa dibilang, tak terlalu lengkap seperti Netdata. Beberapa yang didukung oleh Doppler ini antara lain:

  • Suhu CPU dalam Celcius
  • CPU Load dalam Persen
  • Penggunaan RAM dalam MB
  • Penggunaan SWAP dalam MB
  • Penggunaan Disk dalam MB
  • Disk Input Output dalam KB/s (kilobyte per detik)
  • Network Input Output dalam KB/s

Kemudian, selain metrik diatas, Doppler juga akan menampilkan informasi umum seperti: hostname, nama OS, jumlah core CPU, model dan tipe prosesor, Uptime dan jumlah proses/app yang berjalan. Continue reading Paling Mudah! Doppler: Monitoring Tool Server

Cara Memperbaiki Error Ubuntu: “E: Could not get lock /var/lib/dpkg/lock”

Jika kalian menggunakan Ubuntu 18.04 LTS dan mendapati error seperti ini:

E: Could not get lock /var/lib/dpkg/lock-frontend - open (11: Resource temporarily unavailable)
E: Unable to acquire the dpkg frontend lock (/var/lib/dpkg/lock-frontend), is another process using it?

atau Continue reading Cara Memperbaiki Error Ubuntu: “E: Could not get lock /var/lib/dpkg/lock”

Cara Mendownload Livestreaming Youtube di Linux

Mungkin sudah banyak yang tahu ada tool untuk download video di youtube yang cuma-cuma seperti Youtube-DL. Nah, meskipun sudah sangat mumpuni, youtube-dl ternyata belum bisa mendownload video youtube yang sedang di livestreaming.

Terus, apa solusinya? ada satu lagi aplikasi yang bisa gunakan, yaitu Streamlink.

Oke, sekarang download dan install ffmpeg. di Debian/Ubuntu/Mint, silakan install dengan Continue reading Cara Mendownload Livestreaming Youtube di Linux

Cara Menambahkan Swap di CentOS 8

Pada tutorial singkat tentang CentOS 8 kali ini, kita akan mencoba menambahkan space Swap yang baru. Swap ini sendiri akan sangat membantu kinerja sistem, khususnya RAM.

Tentunya untuk mengikuti tutorial ini, anda sudah punya CentOS 8 yang siap di oprek. Pertama, silakan lihat dulu, pastikan, apakah swap sudah nyala atau belum.

Contohnya dengan perintah: Continue reading Cara Menambahkan Swap di CentOS 8

Instalasi Redis di CentOS 8

Redis adalah penyimpanan struktrur data dalam memori key-value, yang biasanya digunakan sebagai database, message broker maupun cache. Redis sendiri sudah didukung oleh banyak bahasa pemrograman. Fleksibilitasnya tinggi dan kehandalannya dalam high performance tidak diragukan lagi.

Pada tutorial kali ini kita akan menginstall Redis di CentOS 8. Pastikan anda sudah memiliki CentOS yang siap digunakan, berikut dengan akses internet yang memadai. Pastikan juga, IPv6 berjalan di server CentOS yang anda gunakan tersebut.

Pertama, pastikan CentOS sudah mendapatkan suplemen repository dari EPEL dan REMI. Kalau belum, pasang dengan: Continue reading Instalasi Redis di CentOS 8

Cara Mengatasi Error ‘add-apt-repository command not found’

Pengguna Ubuntu atau Debian sekalian, yang kebetulan mendapati error ‘add-apt-repository command not found’ tak perlu berkecil hati. Masih bisa dibenerin itu.

Caranya, dengan menginstall kembali paket software-properties-common.

sudo apt install software-properties-common

kemudian update repo dengan apt update.

 

Cara Mengganti Timezone di Server CentOS 7/Debian 9/10

Pada tutorial singkat kali ini, kita akan mengganti timezone di Linux CentOS 7 atau Debian versi 9/10. Hal ini sangat berguna jika kita keliru memilih timezone saat instalasi, atau terjadi perbedaan sehingga timezone yang aktif di server salah.

Tool yang digunakan adalah timedatectl.

Untuk mengecek timezone saat ini yang berlaku berikut waktu yang terpasang di server, ketik perintah Continue reading Cara Mengganti Timezone di Server CentOS 7/Debian 9/10

Cara Mengamankan Koneksi Telnet dengan Stunnel

Koneksi Telnet adalah protokol koneksi client-server yang menggunakan port 23 TCP. Telnet sendiri sedari awal memang tidak didesain dengan proses enkripsi data, jadi wajar kalau ada banyak orang yang masih tidak mau memakai telnet karena ‘tidak aman’. Nah, pada tutorial kali ini kita akan mengamankan koneksi telnet itu dengan enkripsi seadanya, menggunakan software stunnel.

Stunnel adalah sebuah software opensource yang didesain untuk menambahkan enkripsi SSL ke program yang memiliki protokol koneksi yang masih belum aman.

Instalasi di Sisi Server

Untuk instalasi dari Stunnel sendiri silakan gunakan aplikasi installer masing-masing. Misalkan untuk fedora/openmandriva:

dnf -y install stunnel 

atau untuk keluarga Debian/Ubuntu/Linux Mint bisa pakai:

apt install stunnel

Tambah Rule Firewall

bagi yang menggunakan Firewall di Fedora, silakan tambahkan permission telnet ini di firewall: Continue reading Cara Mengamankan Koneksi Telnet dengan Stunnel

Cara ‘Merubah’ Ubuntu/Linux Mint Biasa jadi Kali Linux!

Kali Linux adalah distro yang berfokus pada computer security yang paling populer saat ini. Distro berbasis Debian ini menghadirkan banyak aplikasi computer security secara khusus dan langsung bisa dipakai. Hampir semua aplikasi com-sec (computer security) tersebut bisa dipasang di distro Linux manapun, tak terkecuali Ubuntu. Meskipun demikian, memasang satu persatu semua aplikasi tersebut ya cukup ribet.

Untuk itulah ada tool bernama Katoolin. Katoolin adalah script kecil yang ditulis dengan bahasa python yang akan memandu dan menginstallkan seluruh aplikasi com-sec yang ada di Kali Linux di distro linux lain (tentunya yang berbasis Debian/Ubuntu).

Simak cara instalasi dan penggunaanya berikut! Continue reading Cara ‘Merubah’ Ubuntu/Linux Mint Biasa jadi Kali Linux!

Inilah Cara Enable Protokol TLS 1.3 di NGINX

Di tutorial kali ini gan, kita akan cari tahu gimana cara meng-enable protokol TLS 1.3 di engine-X (NGINX).

TLS atau Transport Layer Security versi 1.3 adalah versi terbaru dari protokol Transport Layer Security, yang diterbitkan sebagai sebuah standar internasional dari IETF dengan kode RFC-8446 pada Agustus 2018 kemarin. TLS 1.3 ini merupakan permbaruan dari versi sebelumnya, khususnya tentang kerahasiaan dan perbaikan performance. Continue reading Inilah Cara Enable Protokol TLS 1.3 di NGINX

Cara Meng-Unzip atau Meng-Unrar Banyak File Sekaligus

Tutorial singkat ini cukup berguna bagi yang memiliki banyak file ZIP dan ingin menekstraknya secara sekaligus. Lumayan menyingkat waktu.

Secara sederhana, kita bisa melakukan looping seperti:

for z in *.zip
do
  unzip $z;
done

kalau diringkas dalam satu baris perintah akan jadi seperti ini: Continue reading Cara Meng-Unzip atau Meng-Unrar Banyak File Sekaligus

Cara Menginstall dan Menggunakan Ulauncher di Ubuntu/Debian!

Bagi pengguna Linux Ubuntu/Debian maupun distro lainnya yang sempat memperhatikan fitur Command Launcher atau Spotlight Search di MacOS (biasanya diakses dengan shortcut Command + Spasi) pasti juga bertanya, ada padanannya ngga di Linux?

Ada gan, banyak alternatifnya. Salah satunya bernama UlauncherContinue reading Cara Menginstall dan Menggunakan Ulauncher di Ubuntu/Debian!

Ini Cara Install Microsoft .NET Core SDK di Linux! GAMPANG

Teknologi .NET dari Microsoft sebagai basis pembuatan berbagai aplikasi desktop buatan mereka di Windows. Tidak hanya itu, .NET sebenarnya bisa juga digunakan untuk membuat aplikasi Mobile, Website, IoT dan Game. Nah, di tutorial ini kita akan menginstall .NET Core SDK ini di Linux.

Dengan hadirnya SDK ini secara resmi, Microsoft membuka kesempatan buat kita-kita para pengembang software untuk melebarkan sayap membuat aplikasi di platform lain, misalnya di Linux.  Continue reading Ini Cara Install Microsoft .NET Core SDK di Linux! GAMPANG

Cara Lihat Notifikasi Hape Android di Desktop Linux, DIJAMIN OPENSOURCE!

Bekerja di GNU/Linux Desktop memang banyak enaknya, salah satunya kita bisa melihat notifikasi yang masuk di hape lewat komputer. Jadi tidak harus sering-sering angkat hape untuk melihat notif WA/SMS/Telegram masuk. Khususnya SMS atau notif aplikasi yang tidak memiliki versi web, seperti whatsapp web dan telegram web.

Solusi-solusi berikut dijamin opensource. Bukan pihak ketiga yang menjadi sinkronator notifikasi kita.

Berikut adalah cara melihat notifikasi hape android dengan Desktop Linux, berikut tambahan fitur yang mantap seperti sinkron clipboard dan lain-lain. Continue reading Cara Lihat Notifikasi Hape Android di Desktop Linux, DIJAMIN OPENSOURCE!

Review KaOS Linux 2018.12!

KaOS adalah distro linux independen yang dibangun dari scratch. Tujuan umum dari KaOS linux ini adalah membawa pengalaman unik penggunaan KDE dan Qt paling baru yang dirilis oleh KDE Foundation.

KaOS ini dikembangkan mulai tahun 2013 dengan nama KdeOS. Untuk meminimalisir masalah paten dan kebingungan dikemudian hari,akhirnya nama KdeOS diganti jadi nama KaOS.

KaOS meskipun independen, tapi menggunakan package manager seperti Arch Linux, yaitu pacman dan octopi. Tidak salah jika banyak orang bilang, KaOS ini sangat diinspirasi oleh Arch Linux. Continue reading Review KaOS Linux 2018.12!

How to Install KaOS Linux 2018.12 + First Boot Experience!

KaOS Linux is independent Linux Distribution intended to bring a joyful experience of vanilla KDE and Qt to the mass! It begin as a linux project called ‘KdeOS’ in 2013. Although it build from scratch and totally independent, KaOS is heavly inspired by Arch Linux. KaOS is rolling release distribution, and releasing one installer ISO every month or so.

KaOS Linux 2018.12 is the latest ISO available. KaOS 2018.12 is bringing KDE Plasma Desktop framework 5.53.0, and Plasma 5.14.4 and KDE Applications Suite version 18.12.0.

KaOS Linux 2018.12 released as 1,990 MB ISO file. You can download it from Sourceforge: http://downloads.sourceforge.net/kaosx/KaOS-2018.12-x86_64.iso

Building LiveUSB

You have to burn those ISO to USB Flash Disk, optimally around 4GB size. You can use dd command in Linux or other burner software like Etcher or ROSA Image Writer.

With dd command:

sudo dd if=/home/user/Downloads/KaOS-2018.12-x86_64.iso of=/dev/sdX

How to Install

Boot your KaOS LiveUSB to your computer. Take a time, click Install KaOS.

KaOS is using Calamares Installer, a distro-agnostic installer that use by many other distributions.

Click Next to begin installation.

Read the Release Notes, click Next

Select your Location Time (based on your Country/City)

Select your Keyboard layout

Select your partition (root partition / or customize as your own)

Create new user and password for user and root account

Wait until installation process is finished.

Reboot

Mengenal Tool ‘Bat’, clone dari Tool ‘cat’ dengan Syntax Highlighting

Salah satu tool wajib yang dikuasai oleh sysadmin Linux diantaranya adalah cat. Perintah cat akan menampilkan isi file di terminal. Biasanya digunakan untuk membaca file konfigurasi maupun file script lainnya.

Nah, jika  cat hanya menampilkan isi teks secara apa adanya, lain lagi tool clone mereka yaitu bat yang menampilkan isi teks lebih cantik dengan syntax highlighting dan line numbers.

Contoh hasil tampilan dari bat

contoh tampilan bat yang menampilkan isi dari file test.md yang berisi syntax Markdown

Instalasi

Untuk instalasinya sendiri, silakan download paket linux (DEB/RPM) maupun source codenya dari laman github mereka gan di https://github.com/sharkdp/bat, kemudian pilih tab release dan pilih file sesuai distro linux anda.

lebih lengkapnya silakan simak video berikut