Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Menginstall Odoo di Ubuntu Server 24.04 LTS

Posted on May 17, 2024

Odoo, platform ERP (Enterprise Resource Planning) open-source terkemuka, menawarkan solusi lengkap untuk mengelola berbagai aspek bisnis, mulai dari penjualan dan akuntansi hingga manufaktur dan manajemen proyek. Dengan Odoo, Anda dapat meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan alur kerja, dan meningkatkan profitabilitas bisnis Anda.

Bagi Anda yang ingin menginstall Odoo di Ubuntu 24.04 LTS, panduan lengkap ini akan membantu Anda selangkah demi selangkah. Panduan ini dirancang untuk pemula, dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, dan menarik untuk dibaca.

Persiapan Sebelum Memulai

Sebelum memulai proses instalasi, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa hal berikut:

  • Komputer Ubuntu 24.04 LTS: Pastikan Anda memiliki komputer yang menjalankan Ubuntu 24.04 LTS versi terbaru.
  • Hak Akses Sudo: Anda harus memiliki hak akses sudo untuk menjalankan perintah dengan privilese root.
  • Koneksi Internet: Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil untuk mengunduh file yang diperlukan.

Langkah-langkah Instalasi

  1. Memasang Dependensi

Sebelum menginstall Odoo, Anda perlu memasang beberapa dependensi yang diperlukan. Jalankan perintah berikut di terminal:

sudo apt update && sudo apt upgrade
sudo apt install python3-pip python3-dev postgresql-client libpq-dev build-essential
  1. Membuat Pengguna Sistem

Buat pengguna sistem baru untuk menjalankan Odoo. Jalankan perintah berikut di terminal:

sudo useradd -d /opt/odoo -s /bin/bash odoo
  1. Menginstall PostgreSQL

Odoo menggunakan PostgreSQL sebagai database. Jalankan perintah berikut untuk menginstall PostgreSQL:

sudo apt install postgresql-server postgresql-contrib
  1. Membuat Pengguna dan Database PostgreSQL

Buat pengguna dan database PostgreSQL untuk Odoo. Jalankan perintah berikut di terminal, ganti “odoo_password” dengan password yang Anda inginkan:

sudo su - postgres
psql -c "CREATE USER odoo WITH PASSWORD 'odoo_password';"
psql -c "CREATE DATABASE odoo;"
  1. Mengunduh Odoo

Unduh kode sumber Odoo dari repositori GitHub. Jalankan perintah berikut di terminal:

git clone https://github.com/odoo/odoo /opt/odoo
  1. Menginstall Dependensi Odoo

Pindah ke direktori Odoo dan install dependensi yang diperlukan menggunakan pip. Jalankan perintah berikut di terminal:

cd /opt/odoo
sudo pip3 install -r requirements.txt
  1. Membuat Konfigurasi Odoo

Buat file konfigurasi Odoo dengan nama odoo.conf. Edit file tersebut dengan teks editor favorit Anda dan masukkan konfigurasi berikut, ganti “odoo_password” dengan password yang Anda inginkan:

[odoo]
db_name = odoo
db_host = localhost
db_user = odoo
db_password = odoo_password
addons_path = /opt/odoo/addons
  1. Membuat File Systemd Unit

Buat file systemd unit untuk Odoo dengan nama odoo.service. Edit file tersebut dengan teks editor favorit Anda dan masukkan konfigurasi berikut:

[Unit]
Description=Odoo ERP Service
After=network.target

[Service]
User=odoo
Group=odoo
WorkingDirectory=/opt/odoo
ExecStart=/usr/bin/python3 /opt/odoo/odoo-bin -c /opt/odoo/odoo.conf

[Install]
WantedBy=multi-user.target
  1. Memuat dan Mengaktifkan Layanan Odoo

Muat dan aktifkan layanan Odoo dengan perintah berikut di terminal:

sudo systemctl daemon-reload
sudo systemctl enable odoo.service
sudo systemctl start odoo.service
  1. Memverifikasi Instalasi

Akses Odoo melalui web browser Anda di alamat http://localhost:8069. Anda akan diminta untuk memasukkan nama database, username, dan password. Gunakan informasi yang Anda masukkan saat membuat pengguna dan database PostgreSQL.

Tips dan Trik

  • Anda dapat mengubah port default Odoo (8069) dengan mengedit file konfigurasi odoo.conf.
  • Anda dapat menambahkan addons Odoo untuk memperluas fungsionalitas. Unduh addons dari Odoo Apps Store dan simpan di direktori addons.
  • Anda dapat menggunakan firewall untuk membatasi akses ke Odoo.
  • Anda dapat mengoptimalkan kinerja Odoo dengan meningkatkan hardware

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme