Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Helmut Marko Jadikan Vettel Kandidat Penggantinya di Red Bull

Posted on April 20, 2025
(c) motorsport.com Helmut Marko dan Sebastian Vettel

Helmut Marko, sosok penting di balik kesuksesan Red Bull dalam dunia Formula 1 (F1), baru-baru ini menyebut Sebastian Vettel sebagai “kandidat ideal” untuk menggantikannya sebagai penasihat motorsport utama tim. Pernyataan ini tentu saja menimbulkan banyak spekulasi dan harapan di kalangan penggemar F1.

Marko, yang berasal dari Austria, memiliki peran krusial dalam membina bakat-bakat muda yang kini menjadi bintang-bintang besar di F1, termasuk Max Verstappen, Carlos Sainz, dan Daniel Ricciardo. Selain menjalankan program junior tim, ia juga memegang posisi kunci dalam tim manajemen senior Red Bull sejak tahun 2005.

“Saya pikir dia akan menjadi kandidat pengganti yang ideal,” ujar Marko kepada Sky Germany, ketika berbicara tentang Vettel. “Jelas bahwa pada titik tertentu Kamu tidak bisa lagi melakukannya, terutama karena usia. Karena upaya perjalanan itu bukanlah hal yang kecil.”

“Tentu saja, akan sangat bagus jika seorang pria seperti Sebastian bisa mengambil alih. Kamu memiliki sisi program junior, dia sudah bekerja dengan para gadis di sini di go-kart di Arab Saudi. Di sisi lain, tentu saja, ada kepemimpinan strategis yang hebat dari tim Formula 1-nya,” lanjut Marko.

Vettel: Pembalap Hebat dengan Pengalaman Segudang

Sebastian Vettel, yang dikenal dengan julukan “Baby Schumi” karena kemiripannya dengan legenda F1 Michael Schumacher, adalah salah satu pembalap paling sukses di era modern. Ia meraih empat gelar juara dunia F1 secara berturut-turut bersama Red Bull dari tahun 2010 hingga 2013. Vettel juga dikenal sebagai pembalap yang cerdas, strategis, dan memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap berbagai kondisi balapan.

Marko meyakini bahwa peran sebagai penasihat motorsport adalah sesuatu yang “ingin dilakukan Vettel di masa depan” dan mengatakan bahwa Vettel tidak akan membutuhkan banyak waktu untuk menyesuaikan diri.

“Saya tidak berpikir dia membutuhkan waktu satu tahun,” kata Marko. “Itu dua balapan dan kemudian dia memegang kendali. Tapi ini adalah pendekatan baru dan saya pikir Sebastian telah menemukan dirinya sekarang.”

“Dia tahu apa yang ingin dia lakukan di masa depan dan itu adalah balap motor. Dia mungkin seorang pemilik hutan di Austria dengan lahan perburuannya sendiri, tetapi Kamu dapat menggabungkan semua itu,” tambah Marko, yang bekerja sama erat dengan Vettel sepanjang karier F1-nya.

Vettel: Dari Lintasan ke Lingkungan

Sejak pensiun dari dunia balap pada akhir tahun 2022, Vettel hanya beberapa kali terlihat di paddock F1. Ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk kegiatan yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan. Baru-baru ini, ia terbang ke Arab Saudi untuk menjadi tuan rumah acara yang merayakan wanita di dunia motorsport.

Kecintaan Vettel terhadap lingkungan bukanlah hal yang baru. Selama kariernya di F1, ia seringkali menyuarakan keprihatinannya terhadap masalah-masalah lingkungan dan berusaha untuk mengurangi jejak karbonnya. Setelah pensiun, ia semakin aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Apakah Vettel Akan Menerima Tawaran Red Bull?

Tentu saja, pertanyaan besar yang muncul adalah apakah Vettel akan menerima tawaran dari Red Bull untuk menjadi penasihat motorsport. Hingga saat ini, Vettel belum memberikan pernyataan resmi mengenai hal ini. Namun, banyak yang meyakini bahwa tawaran ini sangat menarik bagi Vettel, mengingat pengalamannya yang luas di dunia F1 dan hubungannya yang baik dengan Red Bull.

Jika Vettel menerima tawaran ini, ia akan memiliki peran penting dalam menentukan arah dan strategi Red Bull di masa depan. Ia juga akan memiliki kesempatan untuk membina bakat-bakat muda dan membantu mereka meraih kesuksesan di dunia F1.

Tantangan dan Peluang di Depan Mata

Peran sebagai penasihat motorsport tentu saja bukan tanpa tantangan. Vettel harus mampu memberikan masukan yang konstruktif kepada tim, membantu dalam pengambilan keputusan strategis, dan membina hubungan yang baik dengan para pembalap dan anggota tim lainnya.

Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat juga peluang yang sangat besar. Vettel memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi kesuksesan Red Bull di masa depan. Ia juga dapat menggunakan pengalamannya untuk membantu para pembalap muda meraih potensi maksimal mereka.

Terbaru

  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya
  • Download Full Link Video Kakak vs Adik 17 Menit Viral, A Day In My Life? Hati-hati Virus!
  • Nasib Veda Ega di Moto3 Australia 2026: Sudah dapat pole position malah dihambat hujan deras
  • Lagi rame dicari link download Dopamine TV APK, warga diingatkan hati-hati soal keamanan data

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme