Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

YouTube Music Hadirkan Fitur ‘Volume Konsisten’ di Android dan iOS

Posted on April 19, 2025
youtube-music-girl

Setelah sukses meluncurkan fitur “Volume Stabil” di aplikasi utama YouTube pada Oktober 2023, kini giliran YouTube Music (YTM) yang mendapatkan sentuhan serupa. Fitur bernama “Volume Konsisten” ini hadir untuk perangkat Android dan iOS, memberikan pengalaman mendengarkan musik yang lebih nyaman dan bebas gangguan.

Apa Itu Volume Konsisten?

Sederhananya, Volume Konsisten berfungsi untuk “Menormalkan volume di seluruh trek”. Fitur ini akan secara otomatis menyesuaikan volume setiap lagu yang diputar, sehingga tidak ada lagi perbedaan volume yang terlalu mencolok antar lagu. Di aplikasi utama YouTube, fitur serupa mampu “mengurangi perbedaan volume yang mengganggu” saat menonton video.

Permintaan Pengguna yang Terwujud

Kehadiran Volume Konsisten tentu menjadi angin segar bagi para pengguna YTM. Pasalnya, fitur ini sudah lama dinantikan untuk meningkatkan kenyamanan mendengarkan musik. Berbeda dengan aplikasi utama YouTube yang memungkinkan Kamu mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini dengan cepat melalui pengaturan pemutar, YouTube Music menempatkan Volume Konsisten di dalam menu pengaturan yang lebih tersembunyi.

Cara Mengaktifkan Volume Konsisten

Untuk menikmati fitur Volume Konsisten di YouTube Music, Kamu perlu mengakses menu pengaturan. Berikut langkah-langkahnya:

  • Android: Buka aplikasi YouTube Music, ketuk foto profil Kamu, lalu pilih “Setelan” > “Pemutaran”. Di sana, Kamu akan menemukan opsi “Volume Konsisten”.
  • iOS: Buka aplikasi YouTube Music, ketuk foto profil Kamu, lalu pilih “Setelan” > “Pemutaran & pembatasan”. Cari opsi “Volume Konsisten” di bagian tersebut.

Kabar baiknya, fitur Volume Konsisten diaktifkan secara default pada beberapa perangkat. Namun, perlu diingat bahwa fitur ini belum tersedia secara luas untuk semua pengguna. Beberapa pengguna iPhone dengan versi 8.15 sudah dapat menikmati fitur ini, sementara pengguna Android lainnya mungkin masih harus menunggu. Fitur ini juga belum terlihat di aplikasi web YouTube Music.

Peningkatan Kualitas Hidup

Kehadiran Volume Konsisten merupakan peningkatan kualitas hidup (quality-of-life improvement) yang signifikan bagi para pengguna YouTube Music. Dengan fitur ini, Kamu tidak perlu lagi repot-repot menyesuaikan volume setiap kali lagu berganti. Cukup aktifkan Volume Konsisten, dan biarkan YouTube Music melakukan sisanya.

Fitur Lainnya di YouTube Music

Selain Volume Konsisten, YouTube Music terus berinovasi dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang menarik. Berikut beberapa di antaranya:

  • Penyempurnaan Radio AI: YouTube Music kini memungkinkan Kamu untuk menyempurnakan radio AI sesuai dengan preferensi musik Kamu. Kamu dapat memberikan umpan balik positif atau negatif pada lagu-lagu yang diputar, sehingga radio AI dapat belajar dan memberikan rekomendasi yang lebih akurat.
  • Unggah Thumbnail Kustom: Bagi para kreator musik, YouTube Music kini memungkinkan Kamu untuk mengunggah thumbnail kustom untuk lagu-lagu Kamu di platform Android. Fitur ini memberikan Kamu kendali lebih besar atas tampilan visual konten Kamu.
  • Peningkatan “Pilihan Cepat”: Fitur “Pilihan Cepat” kini ditingkatkan dengan kemampuan untuk membuat radio multi-lagu. Dengan fitur ini, Kamu dapat dengan mudah membuat daftar putar radio berdasarkan beberapa lagu yang Kamu sukai.

Komitmen YouTube pada Musik

YouTube menunjukkan komitmennya yang kuat pada industri musik. Hal ini dibuktikan dengan berbagai inovasi dan peningkatan yang terus dilakukan pada platform YouTube Music. Selain itu, YouTube juga mencatat peningkatan jumlah pengguna yang beralih ke paket Premium penuh dibandingkan dengan mereka yang memilih paket Lite. Ini menunjukkan bahwa pengguna semakin menghargai nilai yang ditawarkan oleh YouTube Music Premium.

Masa Depan YouTube Music

Dengan terus berinovasi dan mendengarkan masukan dari para pengguna, YouTube Music memiliki potensi besar untuk menjadi platform streaming musik terdepan di dunia. Fitur-fitur seperti Volume Konsisten, penyempurnaan radio AI, dan kemampuan untuk mengunggah thumbnail kustom menunjukkan bahwa YouTube Music serius dalam memberikan pengalaman mendengarkan musik yang terbaik bagi para penggunanya.

Tetap Terhubung dengan Perkembangan Terbaru

Untuk mendapatkan informasi terbaru tentang YouTube Music dan fitur-fitur baru lainnya, pastikan Kamu mengikuti perkembangan berita dari sumber-sumber terpercaya. Dengan begitu, Kamu tidak akan ketinggalan informasi penting dan dapat memaksimalkan pengalaman Kamu dalam menggunakan YouTube Music.

Kesimpulan

Fitur Volume Konsisten di YouTube Music merupakan langkah maju yang signifikan dalam meningkatkan pengalaman mendengarkan musik bagi para pengguna. Dengan fitur ini, Kamu dapat menikmati musik favorit Kamu tanpa terganggu oleh perbedaan volume yang mencolok antar lagu. Selain itu, YouTube Music juga terus berinovasi dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang menarik, menunjukkan komitmennya pada industri musik dan kepuasan pengguna. Jadi, tunggu apa lagi? Segera aktifkan Volume Konsisten di YouTube Music Kamu dan nikmati pengalaman mendengarkan musik yang lebih nyaman dan menyenangkan!

Terbaru

  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya
  • Download Full Link Video Kakak vs Adik 17 Menit Viral, A Day In My Life? Hati-hati Virus!
  • Nasib Veda Ega di Moto3 Australia 2026: Sudah dapat pole position malah dihambat hujan deras
  • Lagi rame dicari link download Dopamine TV APK, warga diingatkan hati-hati soal keamanan data

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme