Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

RUMOR: Google Pixel 10 Bakal Fokus ke eSIM, Bye-Bye Kartu SIM Fisik?

Posted on August 10, 2025

Sebuah desas-desus terbaru mengguncang jagat teknologi, mengindikasikan bahwa seri Google Pixel 10 mungkin akan mengambil langkah radikal dengan lebih mengandalkan teknologi eSIM dan meninggalkan kartu SIM fisik. Jika gosip ini benar, ini akan menjadi perubahan signifikan dalam strategi Google terkait konektivitas seluler.

Teknologi eSIM sendiri telah mengalami kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Apple, misalnya, sudah “move on” dari kartu SIM fisik pada iPhone terbaru mereka di Amerika Serikat, sepenuhnya beralih ke eSIM. Namun, di ranah Android, penggunaan eSIM masih sering “ribet” dan menemui tantangan, meskipun upaya peningkatan terus dilakukan.

“Gosipnya Sih” Pixel 10 Series Tanpa SIM Fisik

Menurut Evan Blass (@evleaks), seorang pembocor ulung yang dikenal akurasi prediksinya, Pixel 10, Pixel 10 Pro, dan Pixel 10 Pro XL tidak akan lagi mendukung kartu SIM fisik. Sebagai gantinya, ponsel-ponsel ini akan dibekali dua slot eSIM. Ini peningkatan signifikan, mengingat model Pixel sebelumnya hanya mendukung satu eSIM.

Namun, ada satu pengecualian: Pixel 10 Pro Fold. Ponsel lipat ini dilaporkan masih akan memiliki slot kartu SIM fisik, seperti yang terlihat jelas dalam video pemasaran yang bocor. “Waduh, kok beda sendiri ya?” mungkin begitu reaksi sebagian penggemar.

Tapi, Tunggu Dulu, Jangan Telan Mentah-Mentah!

Kabar ini tentu saja harus ditanggapi dengan hati-hati. Ada beberapa hal yang membuat rumor ini terasa “agak aneh.” Pertama, unggahan Blass kali ini sedikit di luar kebiasaan, dengan pembukaan “tipster suggests” yang terasa janggal. Kedua, dan ini yang paling krusial, bocoran-bocoran Pixel 10 sebelumnya justru menunjukkan adanya slot kartu SIM.

Bocoran berbasis CAD (Computer-Aided Design) awal dengan jelas memperlihatkan slot SIM di semua perangkat. Bahkan, bocoran foto prototipe perangkat yang “real-life” juga menunjukkan adanya tempat kartu SIM. Ini jelas bertolak belakang dengan klaim terbaru dari Blass.

“Duh, yang mana yang bener nih?” Mungkin itu pertanyaan di benak para penggemar Pixel. Kita harus bersabar menanti konfirmasi lebih lanjut, karena sampai saat ini belum ada bocoran terbaru yang menguatkan klaim Blass. Sebagian besar gambar seri Pixel 10 yang beredar belakangan ini juga tidak memperlihatkan bagian atas ponsel, tempat slot SIM biasanya berada.

Kapasitas eSIM Pixel: Bukan Cuma Satu Kok!

Mengomentari klaim Blass yang menyebut “prior Pixels only support one [eSIM]”, seorang pengguna bernama John memberikan klarifikasi penting. Menurutnya, Pixel 9 Pro XL miliknya mendukung banyak eSIM (ia bahkan punya tiga yang terdaftar), meskipun hanya dua yang bisa aktif secara bersamaan. Ia juga menambahkan bahwa Pixel 6 Pro, meskipun hanya bisa mengaktifkan satu eSIM, juga mampu menyimpan banyak eSIM. Jadi, kapasitas penyimpanan eSIM pada ponsel Pixel sebenarnya lebih dari sekadar satu.

Dalam cuitan lanjutan, Blass menambahkan bahwa “data poin satu-satunya sejauh ini adalah AS.” Ini mengindikasikan bahwa kemungkinan perubahan ini hanya berlaku untuk unit Pixel 10 yang akan dijual di pasar Amerika Serikat, tidak serta-merta di seluruh dunia.

Terbaru

  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya
  • Download Full Link Video Kakak vs Adik 17 Menit Viral, A Day In My Life? Hati-hati Virus!
  • Nasib Veda Ega di Moto3 Australia 2026: Sudah dapat pole position malah dihambat hujan deras
  • Lagi rame dicari link download Dopamine TV APK, warga diingatkan hati-hati soal keamanan data

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme