Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kemenag Petakan Potensi Pengembangan Pesantren di Papua

Posted on November 1, 2011

Jakarta, NU Online
Kementerian Agama kini sedang memetakan potensi pesantren di Provinsi Papua yang meliputi delapan kategori, yaitu pesantren agribisnis, koperasi, perikanan/ maritim, kewirausahaan, perkebunan, peternakan, perdagangan, dan teknologi informasi (TI).

Informasi dari Kemenag di Jakarta, Selasa menyebutkan, dari 29 pesantren yang ada di Provinsi Papua, sebagian besar di antaranya memiliki potensi pertanian atau agribisnis, peternakan, perdagangan, dan kelautan. 

Pesantren terbesar di Papua adalah Daarul Maarif Numbay di Abepura. Saat ini pesantren tersebut memiliki jumlah santri 431 orang. Pesantren yang berlokasi di dekat Pasar Youtefa Jayapura tersebut memiliki potensi perdagangan. 

Sementara itu, Kabid Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Papua Drs H Najaruddin Toatubun MM mengemukakan, pengembangan pesantren di Papua dan di daerah perbatasan sangat penting karena pesantren bisa membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga setempat. 

Menurut Najaruddin, jika kesejahteraan rakyat meningkat, suasana damai pasti akan terpelihara. Dalam kaitan itu Kanwil Kemenag Provinsi Papua kini melakukan verifikasi untuk memetakan potensi usaha pesantren di Papua untuk pengembangan potensi ekonominya menuju pesantren yang mandiri. 

Kabid Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Papua yang juga Ketua Pengurus Wilayah Mathlaul Anwar (PWMA) Papua itu lebih lanjut mengemukakan, Ormas Islam Mathlaul Anwar mendukung sepenuhnya prakarsa Kemenag untuk pengembangan pesantren di Papua, khususnya di perbatasan dengan Papua New Guinea (PNG).

Mengenai keadaan di Tolikara, Papua yang pada 17 Juli lalu terjadi penyerangan terhadap jamaah shalat Idul Fitri setempat, Najaruddin mengemukakan, saat ini suasananya sudah tenang seperti terbukti dengan sudah terselenggaranya sholat Jumat di Masjid Tolikara dengan aman dan damai. 

Oleh karena itu, ia merasa yakin Hari Idul Adha pada 24 September 2015 akan berlangsung damai di Tolikara. Ia juga menyambut baik pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar (PBMA) KH Ahmad Sadeli Karim beberapa hari lalu tentang pentingnya kedamaian dalam perayaan Idul Adha di Tolikara. (Antara/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Kabar Terbaru Model K2 Horizon Dirilis: MoVA 36B EXL3 Buat Kalian yang Punya GPU Beragam
  • Ini Alasan Kenapa Kalian Harus Cek Masa Dukungan HP Android Kalian Sekarang Juga
  • Cara Cek Followers Baru Asli atau Bot Tanpa Harus Ngitung Satu-Satu
  • Claude Opus 5.5 Baru Rilis, Bikin AI Kalian Jadi Jauh Lebih Powerfull!
  • Update Kondisi Market Bitcoin BTC/USDT Per 23 September 2026, Beli atau Jual Nih?
  • Paham Semua Keluarga Model AI Gemma 4
  • Rumor Laptop Android Ternyata Bener, Ini Daftar 4 Laptop Android dari Google!
  • LCOS Lagi Naik Daun: OS Buatan Lunduke Tembus Peringkat 12 DistroWatch dan Punya Kernel Sendiri
  • Cara Pindah Data Android ke iPhone Tanpa Reset iPhone
  • Valve: Steam Deck 2 Tetap di Develop, Meski RAM Naik Harga Gila-gilaan
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Cara bikin jaring-jaring tema buat tugas mahasiswa pendidikan, biar nggak bingung nyambungin mata pelajaran
  • Siapa Akhrol Riskullaev? Wasit Uzbekistan yang Bakal Pimpin Final Indonesia vs Thailand di ASEAN Cup 2026
  • Sering denger istilah Keep Looting pas main game? Iki lho artine ben ora bingung
  • Tiket GBK ludes, ini daftar lokasi nonton bareng final Indonesia vs Thailand malam ini
  • Info nonton final Timnas Indonesia vs Thailand malam ini: cara streaming gratis dan link live score buat yang gak dapet tiket GBK

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme