Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Turkmenistan: Negara Diktator Lebih Ngawur dari Korea Utara?

Posted on May 7, 2025

Di Korea Utara, pemuda dieksekusi karena menikmati drama dan musik K-Pop Korea Selatan, yang dianggap merusak pikiran generasi muda. Di Myanmar, warga yang dituduh membangkang disiksa dengan ular dan serangga, sementara desa-desa dibakar atas perintah militer. Di Eritrea, penyiksaan dan penghilangan paksa terjadi, dengan warga diculik dan dijual sebagai budak modern. Di Turkmenistan, yang dijuluki “Korea Utara Asia Tengah,” kebebasan sangat terbatas. Negara ini, berbatasan dengan Uzbekistan dan Iran, memiliki cadangan gas alam besar, menjadikannya pusat perhatian geopolitik. Menurut Freedom House, Turkmenistan termasuk negara paling tidak bebas, setara dengan Sudan Selatan.

Pemerintah Turkmenistan melarang musik asing di pernikahan, mewajibkan lagu-lagu dalam bahasa Turkmen, terutama karya mantan pemimpin korup yang kaya raya. Ketidakpatuhan tidak ditoleransi, dan pengawasan ketat membuat warga hidup dalam ketakutan. Meski sedikit lebih bebas dibandingkan masa lalu, era Saparmurat Niyazov, presiden pertama, jauh lebih represif. Niyazov membangun kultus kepribadian melalui propaganda, melarang musik yang tidak memujinya, termasuk musik rekaman pada 2005. Pelaku ditangkap, rambut mereka dipotong paksa, dan diolok-olok polisi. Ia juga melarang musik di TV, radio di mobil, jenggot, rambut panjang pada pria, opera, balet, hingga gigi emas, mengklaim ini melindungi “budaya sejati” Turkmenistan. Niyazov mendirikan Kementerian Kehakiman untuk mengawasi perilaku, dengan hukuman berat seperti penyiksaan atau penghilangan paksa bagi pelaku.

Niyazov menamakan kawah bulan, puncak gunung, dan planet dengan namanya, serta mengubah nama hari dan bulan untuk memuliakan dirinya. Ia mengaku sebagai “Presiden Seumur Hidup,” mengklaim membawa “zaman keemasan.” Turkmenistan, yang sebagian besar gurun, memiliki sejarah panjang sebagai jalur perdagangan Sutra. Kota kuno Merv pernah dikuasai berbagai kekaisaran, dari Alexander Agung hingga Kekaisaran Arab, yang membawa Islam. Pada abad ke-19, Rusia menaklukkan wilayah ini, mengakhiri perdagangan budak oleh suku-suku lokal.

Kini, sekitar 72.000 warga Turkmenistan diduga dipaksa bekerja, meski pemerintah membantahnya. Produksi kapas, ekspor terbesar keempat, melibatkan kerja paksa musiman, termasuk pegawai sektor publik. Jika menolak, mereka didenda atau dipecat. Perempuan sering kali meninggalkan pendidikan untuk menikah muda, menghadapi kekerasan domestik, dan terlibat dalam prostitusi ilegal yang kerap dieksploitasi polisi korup. Pembatasan perjalanan ketat, termasuk larangan keluar bagi warga dengan paspor, membuat banyak yang terjebak. Media dikontrol ketat, menyebarkan propaganda bahwa dunia luar berbahaya, sementara aktivis seperti Soltan Achilova dihukum karena kritik.

Setelah Rusia, Turkmenistan menjadi bagian Uni Soviet pada 1920-an, dengan pertanian kolektif dan eksploitasi sumber daya seperti kapas dan gas. Gempa bumi 1948 menghancurkan Ashgabat, menewaskan hingga 100.000 orang. Niyazov, yatim piatu akibat gempa, memanfaatkan tragedi ini untuk membangun citra kepemimpinan pasca-kemerdekaan 1991. Ia memenangkan pemilu curang, mendeklarasikan diri sebagai Presiden Seumur Hidup, dan menerbitkan Ruhnama, teks wajib yang menggantikan pelajaran akademis.

Pada 2006, Niyazov meninggal karena serangan jantung. Gurbanguly Berdimuhamedov menggantikannya, memenangkan pemilu curang 2007 dengan janji reformasi. Ia membuka kembali klinik kesehatan, meningkatkan pendidikan, dan mengurangi penggunaan Ruhnama, namun korupsi tetap merajalela. Ia memperkaya diri melalui kesepakatan gas dengan Tiongkok, membangun kota marmer Ashgabat, namun menyensor internet dan melarang kritik. Penyiksaan, penahanan tanpa pengadilan, dan penghilangan paksa terus terjadi.

Pada 2022, putranya, Serdar Berdimuhamedov, menjadi presiden melalui pemilu curang, melanjutkan dinasti. Media memujinya sebagai “putra bangsa.” Turkmenistan kini memiliki cadangan gas terbesar keempat dunia, dengan ekspor utama ke Tiongkok. Meski GDP per kapita lebih baik dari beberapa negara, ketimpangan kekayaan ekstrem membuat rakyat menderita kelaparan dan pengangguran. Kota pintar baru senilai $4,8 miliar sedang dibangun, namun prioritas ini dipertanyakan di tengah kemiskinan. Totalitarianisme modern Turkmenistan bergantung pada propaganda dan represi, dengan sedikit harapan perubahan.

Terbaru

  • Mau Tarik Saldo Rp700 Ribu di Free Drama tapi Stuck? Ini Cara Cepat Tembus Level 30!
  • Belum Tahu? Ini Trik Checkout Tokopedia Bayar Pakai Dana Cicil Tanpa Ribet!
  • Benarkah Pinjol Akulaku Sebar Data Jika Gagal Bayar?
  • Paket Nyangkut di CRN Gateway J&T? Tidak Tahu Lokasinya? Ini Cara Mencarinya!
  • Apa itu Nomor 14055? Nomor Call Center Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya
  • Apakah APK Lumbung Dana Penipu & Punya Debt Collector?
  • Ini Ukuran F4 dalam Aplikasi Canva
  • Cara Lapor SPT Tahunan Badan Perdagangan di Coretax 2026
  • Cara Dapetin Saldo DANA Sambil Tidur Lewat Volcano Crash, Terbukti Membayar!
  • Apakah Aplikasi Pinjaman TrustIQ Penipu/Resmi OJK?
  • Cara Menggabungkan Bukti Potong Suami-Istri di Coretax 2026
  • Inilah Cara Cepat Upload Foto Peserta TKA Sekaligus Biar Nggak Perlu Klik Satu Per Satu
  • Apa itu Aplikasi MOVA, Penipuan atau Skema Ponzi Berkedok Aplikasi Belanja?
  • Inilah Cara Menarik Saldo ReelFlick ke DANA
  • Inilah Cara Ternak Akun Mining Bitcoin Pakai Virtual Master Biar Nggak Berat dan Tetap Lancar
  • Cara Mencairkan Koin Melolo Tanpa Invite Kode
  • Cara Mencairkan Saldo Game Sumatra The Island ke e-Wallet
  • Apakah Aplikasi Pinjol AksesDana Penipu/Resmi OJK?
  • Apakah Aplikasi RupiahMaju Pinjol Penipu/Legal?
  • Apakah Aplikasi MBA Itu Ponzi/Penipuan Atau Tidak?
  • Cara Menghilangkan Iklan dari Aplikasi Melolo
  • Cara Atasi Saldo Melolo yang Gagal Cair ke Dompet Digital
  • Cara Mengatasi Kode Undangan/Invite Code Melolo Tidak Berhasil
  • Apakah Aplikasi FreeReels Penipuan?
  • Gini Caranya Nonton Drama Pendek FreeReels dan Dibayar
  • Inilah Panduan Lengkap Persiapan TKA Madrasah 2026 Biar Nggak Ketinggalan!
  • Ini Trik Supaya Gelembung Game Clear Blast Cepat Pecah dan Bisa Withdraw!
  • Cara Main Game Gold Combo, Sampai Cuan ke e-Wallet
  • Update YouTube 2026:Sekilas Tentang Inauthentic Content yang Makin Ketat
  • Inilah Cara Lapor SPT Tahunan di Coretax 2026 Biar Nggak Bingung!
  • How to Secure Your Moltbot (ClawdBot): Security Hardening Fixes for Beginners
  • Workflows++: Open-source Tool to Automate Coding
  • MiroThinker-v1.5-30B Model Explained: Smart AI That Actually Thinks Before It Speaks
  • PentestAgent: Open-source AI Agent Framework for Blackbox Security Testing & Pentest
  • TastyIgniter: Open-source Online Restaurant System
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Contoh Sourcecode OpenAI GPT-3.5 sampai GPT-5
  • Cara Mengubah Model Machine Learning Jadi API dengan FastAPI dan Docker
  • Cara Ubah Tumpukan Invoice Jadi Data JSON dengan LlamaExtract
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme