Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Pengertian Pegawai, Pegawai Tetap, Pegawai Tidak Tetap dalam Perpajakan

Posted on February 15, 2025

Apa Itu Pegawai?

Secara umum, pegawai adalah individu yang bekerja berdasarkan perjanjian atau kesepakatan kerja dengan pemberi kerja, baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Sebagai imbalan atas pekerjaannya, pegawai menerima gaji, upah, atau bentuk kompensasi lain yang diberikan sesuai dengan:

  • Periode waktu tertentu (misalnya, per bulan atau per minggu).
  • Penyelesaian pekerjaan tertentu.
  • Ketentuan lain yang ditetapkan oleh pemberi kerja.

Status pegawai dapat berbeda-beda tergantung pada sifat hubungan kerja dan cara pegawai memperoleh penghasilannya. Dalam praktiknya, pegawai dibagi menjadi dua kategori utama: pegawai tetap dan pegawai tidak tetap.


1. Pegawai Tetap

Pegawai tetap adalah pegawai yang menerima penghasilan secara teratur, baik dalam bentuk gaji pokok, tunjangan, maupun bentuk kompensasi lain yang bersifat tetap. Pegawai tetap biasanya memiliki hubungan kerja yang lebih stabil dengan pemberi kerja.

Karakteristik utama pegawai tetap adalah:

✔ Memiliki kontrak kerja jangka panjang atau tidak terbatas.
✔ Menerima gaji atau penghasilan secara rutin, misalnya setiap bulan.
✔ Mendapatkan tunjangan dan fasilitas dari perusahaan (seperti asuransi kesehatan, jaminan pensiun, dan cuti tahunan).
✔ Bisa mencakup anggota dewan komisaris atau dewan pengawas perusahaan.

Selain itu, pegawai yang bekerja berdasarkan kontrak untuk jangka waktu tertentu, tetapi tetap bekerja penuh dalam perusahaan tersebut, juga dikategorikan sebagai pegawai tetap.

Contoh Pegawai Tetap

  • Karyawan tetap di perusahaan swasta.
  • Pegawai negeri sipil (PNS).
  • Anggota dewan direksi yang menerima gaji rutin.
  • Tenaga profesional yang bekerja penuh waktu berdasarkan kontrak jangka panjang.

2. Pegawai Tidak Tetap

Berbeda dengan pegawai tetap, pegawai tidak tetap adalah individu yang hanya memperoleh penghasilan saat bekerja. Penghasilan mereka tidak diberikan secara tetap setiap bulan, tetapi bergantung pada:

🔹 Jumlah hari kerja.
🔹 Jumlah unit hasil pekerjaan yang diselesaikan.
🔹 Penyelesaian suatu proyek atau tugas tertentu.

Pegawai tidak tetap sering kali memiliki fleksibilitas kerja yang lebih tinggi, tetapi juga menghadapi ketidakpastian pendapatan dibandingkan pegawai tetap.

Contoh Pegawai Tidak Tetap

  • Tenaga kerja lepas (freelancer) yang dibayar berdasarkan proyek.
  • Pekerja harian yang menerima upah sesuai jumlah hari kerja.
  • Buruh borongan yang menerima upah berdasarkan jumlah unit barang yang diproduksi.
  • Pekerja kontrak jangka pendek yang dipekerjakan untuk proyek tertentu.

Perbedaan Pegawai Tetap dan Pegawai Tidak Tetap

AspekPegawai TetapPegawai Tidak Tetap
PenghasilanDiterima secara rutin dan tetapDiterima hanya saat bekerja
Hubungan KerjaJangka panjang atau tidak terbatasSementara atau berbasis proyek
TunjanganMendapatkan tunjangan, jaminan sosial, dan fasilitas lainBiasanya tidak mendapatkan tunjangan
ContohKaryawan tetap, PNS, direksi perusahaanFreelancer, pekerja harian, buruh borongan

Implikasi dalam Pajak dan Ketenagakerjaan

Dalam sistem perpajakan dan hukum ketenagakerjaan, perbedaan status pegawai tetap dan pegawai tidak tetap memiliki konsekuensi yang berbeda, terutama dalam hal:

📌 Pemotongan Pajak Penghasilan (PPh 21)

  • Pegawai tetap dikenakan pemotongan PPh 21 secara rutin berdasarkan penghasilan tetapnya.
  • Pegawai tidak tetap dikenakan PPh 21 hanya saat mereka menerima penghasilan.

📌 Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

  • Pegawai tetap umumnya didaftarkan dalam program jaminan sosial tenaga kerja oleh perusahaan.
  • Pegawai tidak tetap mungkin tidak mendapatkan perlindungan jaminan sosial jika tidak ada perjanjian dengan pemberi kerja.

📌 Stabilitas Pekerjaan

  • Pegawai tetap lebih aman dalam hal kepastian pekerjaan dan penghasilan.
  • Pegawai tidak tetap harus mencari pekerjaan baru setelah proyek atau kontraknya berakhir.

Kesimpulan

Dalam dunia kerja, pegawai dapat dikategorikan sebagai pegawai tetap dan pegawai tidak tetap, tergantung pada sifat hubungan kerja dan cara mereka menerima penghasilan. Pegawai tetap memiliki pendapatan yang lebih stabil dan mendapatkan tunjangan, sementara pegawai tidak tetap bekerja berdasarkan proyek atau jumlah hari kerja yang diselesaikan.

Terbaru

  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Alternatif Situs Batoto: Update Oktober 2026
  • ERROR? Inilah Cara Cek Status PIP Oktober 2026 Pakai NISN dan NIK yang Benar
  • Ini Syarat Pendaftaran & Tips Lolos Seleksi Magan Nasional Batch 3 2026
  • ITS Buka Rekrutmen Dosen Baru (Tetap Non PNS), Ini Formasi & Syaratnya
  • Lagi rame istilah Burning Hall, apa bener bahasa gaul baru atau cuma istilah game Point Blank?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme