Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Jawa Barat Pertimbangkan Wajib Militer untuk Siswa Terlibat Geng Motor dan Tawuran

Posted on February 25, 2025

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi tengah mempertimbangkan kebijakan kontroversial: memasukkan mata pelajaran wajib militer (Wamil) ke dalam kurikulum Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, kebijakan ini tidak akan berlaku untuk semua siswa. Wamil akan menjadi semacam “hukuman” atau pembinaan khusus bagi siswa yang terlibat dalam kegiatan negatif seperti geng motor dan perkelahian antarsiswa.

Gagasan ini muncul sebagai respons terhadap maraknya kasus kenakalan remaja yang melibatkan siswa SMA di Jawa Barat. Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa program wamil ini akan menyasar siswa yang tertangkap basah melakukan balapan liar, terlibat dalam geng motor, atau terlibat dalam tawuran antar-pelajar.

“Rencananya mereka yang tertangkap karena balapan liar di jalan kemudian terlibat geng motor, kena perkelahian antar-pemuda antara siswa, kita akan masukkan wajib militer,” tegas Dedi seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (24/2/2025).

Untuk merealisasikan program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggandeng Komando Daerah (Kodam) Militer III/Siliwangi dan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan pelatihan yang efektif dan terarah bagi siswa yang bermasalah.

Alokasi Anggaran Khusus untuk Menangani Geng Motor dan Premanisme

Selain wamil, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menunjukkan keseriusannya dalam menangani masalah geng motor dan premanisme dengan mengalokasikan anggaran khusus. Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa alokasi anggaran ini cukup signifikan dan diharapkan dapat mendukung berbagai program pencegahan dan penanggulangan.

“Iya jadi gini geng motor sudah kita membuat alokasi untuk menangani geng motor dan premanisme di Jabar. Relatif lumayan alokasinya,” jelasnya.

Namun, Dedi tidak merinci lebih lanjut mengenai besaran anggaran yang dialokasikan atau program-program spesifik yang akan didanai.

Kebijakan Pro-Rakyat: Ijazah Siswa Sekolah Swasta Wajib Diberikan, Tunggakan Ditanggung Pemerintah

Di tengah upaya penegakan disiplin, Dedi Mulyadi juga menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat dengan mengeluarkan kebijakan yang meringankan beban siswa sekolah swasta di Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa siswa yang belum melunasi biaya pendidikan tetap berhak untuk mendapatkan ijazah mereka setelah lulus.

Menurut Dedi, pihak sekolah wajib memberikan ijazah kepada siswa yang bersangkutan, dan tunggakan biaya pendidikan akan ditanggung oleh pemerintah daerah. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada siswa yang terhambat masa depannya hanya karena masalah finansial.

“Harus tetap diberikan,” kata Dedi dikutip dari akun TikTok resminya, Senin (24/2/2025).

Mekanisme pelaksanaannya adalah sekolah cukup mencatat nominal tunggakan siswa yang belum diambil ijazahnya. Selanjutnya, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dinas pendidikan di seluruh wilayah Jawa Barat akan melakukan verifikasi dan memberikan kompensasi kepada sekolah yang belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah.

“Sehingga kami tetap memiliki tanggung jawab terhadap seluruh rakyat Jawa Barat yang sudah melakukan sekolah tapi ijazahnya masih ditahan. Dan kami bertanggungjawab terhadap biaya yang ditimbulkan karena itu merupakan kewaiiban negara,” terang Dedi Mulyadi.

Kebijakan ini disambut baik oleh masyarakat, terutama orang tua siswa yang merasa terbantu dengan adanya jaminan dari pemerintah daerah.

Tantangan dan Kontroversi

Kebijakan-kebijakan yang digagas oleh Dedi Mulyadi ini tentu bukan tanpa tantangan dan kontroversi. Program wamil untuk siswa yang bermasalah berpotensi menuai kritik dari berbagai pihak, terutama terkait dengan efektivitasnya dalam mengubah perilaku siswa dan potensi pelanggaran hak asasi manusia. Selain itu, implementasi kebijakan ini juga membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, Kodam Siliwangi, Polda Jawa Barat, dan pihak sekolah.

Kebijakan terkait ijazah juga memiliki tantangan tersendiri. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa proses verifikasi dan kompensasi berjalan lancar dan transparan agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Selain itu, perlu ada mekanisme pengawasan yang ketat untuk mencegah penyalahgunaan anggaran oleh pihak sekolah.

Terlepas dari tantangan dan kontroversi yang mungkin timbul, kebijakan-kebijakan yang digagas oleh Dedi Mulyadi ini menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

Terbaru

  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Ini Video Cikgu Nisa Viral di TikTok? Awas Jangan Asal Klik Link Nonton!
  • Cuma Kurang 1 Rupiah! Misteri Lucky Draw Akulaku Rp300 Ribu, Bisa Cair Nggak Sih?
  • Inilah Alasan Kenapa Video Viral Rok Hijau di Dapur Jadi Trending Topik dan Bikin Geger Netizen
  • Kenapa mobil pelat RI 6 sama RI 25 sering bikin warga penasaran? Ternyata ini isinya
  • Mencari Tahu Siapa di Balik PT Sentosa Agri Prima, Perusahaan Sawit di Sumsel yang Bikin Penasaran

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme