Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Cara Mematikan MSA Xiaomi Supaya HP Nggak Lemot dan Bebas Iklan, Ternyata Langkahnya Simpel Banget!

Posted on February 26, 2026

Kalian pernah nggak sih ngerasa HP Xiaomi kesayangan tiba-tiba jadi lemot dan sering muncul iklan yang mengganggu? Masalah ini emang sering banget dikeluhin sama pengguna MIUI. Nah, penyebab utamanya sepertinya adalah MSA. Tenang aja, kami punya trik ampuh buat ngebantu kalian mengatasinya supaya performa HP balik ngebut lagi.

Mungkin banyak dari kalian yang bertanya-tanya, apa sih sebenarnya MSA itu? MSA adalah singkatan dari MIUI System Ads. Secara teknis, ini adalah layanan sistem yang diselipkan oleh pihak Xiaomi ke dalam antarmuka MIUI mereka. Tugas utamanya adalah buat ngasih atau nampilin iklan di berbagai sudut sistem operasi. Hal inilah yang sering kali ngebikin HP kerasa berat karena MSA terus berjalan di latar belakang dan mengonsumsi resource RAM serta baterai.

Sebenarnya, keberadaan MSA ini punya alasan tersendiri bagi pihak produsen. Mereka ngebangun ekosistem iklan ini supaya bisa ngejual HP dengan harga yang lebih terjangkau ke konsumen. Dengan adanya pemasukan dari iklan, Xiaomi bisa memangkas harga produksi. Tapi sayangnya, buat HP dengan spesifikasi yang pas-pasan atau model lama, kehadiran MSA ini kayaknya jadi beban yang cukup berat. Perangkat jadi sering lag dan pengalaman pengguna jadi nggak maksimal. Tapi jangan khawatir, karena sistem ini sebenarnya bisa kita batasi secara manual.

Beli HP Xiaomi Redmi 15, 2 Jutaan disini https://s.shopee.co.id/3B2GMXpsQd

Berikut ini adalah langkah-langkah detail yang bisa kalian ikuti buat mematikan MSA dan iklan lainnya di HP Xiaomi:

  1. Mencabut Otorisasi MSA di Pengaturan Sistem
    Ini adalah langkah paling krusial karena MSA merupakan sumber utama iklan sistem. Kalian perlu masuk ke menu ‘Setelan’ atau ‘Settings’, lalu cari menu ‘Sandi & Keamanan’ (Passwords & Security). Di dalamnya, cari opsi ‘Otorisasi & Pencabutan’ (Authorization & Revocation). Di sana bakal ada daftar layanan sistem, cari yang namanya ‘msa’ dan matikan sakelarnya. Kalian harus nunggu sekitar 10 detik sebelum tombol ‘Cabut’ atau ‘Revoke’ bisa diklik. Mereka emang sengaja ngasih waktu tunggu ini supaya kita mikir dua kali, tapi langsung sikat aja kalau mau HP lebih enteng.
  2. Mematikan Layanan Iklan yang Dipersonalisasi
    Setelah mematikan MSA, kalian juga perlu mematikan pelacakan iklan. Caranya, tetap di menu ‘Sandi & Keamanan’, lalu pilih ‘Privasi’. Gulir ke bawah sampai nemu ‘Layanan Iklan’. Di situ ada opsi ‘Rekomendasi iklan yang dipersonalisasi’, silakan dimatikan saja. Langkah ini ngebantu supaya sistem nggak terus-terusan ngumpulin data kebiasaan kalian buat nampilin iklan yang relevan, yang mana proses ini juga memakan daya baterai.
  3. Menghapus Iklan di Aplikasi Keamanan (Security)
    Aplikasi Keamanan bawaan Xiaomi sering banget nampilin iklan setelah kita nge-scan virus atau bersihin sampah. Buka aplikasi Keamanan, ketuk ikon gerigi atau ‘Setelan’ di pojok kanan atas. Cari opsi ‘Terima rekomendasi’ atau ‘Receive recommendations’ dan segera matikan. Dengan begini, setelah kalian bersih-bersih file sampah, nggak bakal ada lagi banner iklan yang muncul tiba-tiba.
  4. Konfigurasi Aplikasi File Manager
    File Manager juga sering kali jadi sarang iklan. Buka aplikasinya, klik ikon garis tiga di pojok kiri atas, lalu masuk ke ‘Setelan’. Klik bagian ‘Tentang’ dan matikan opsi ‘Rekomendasi’. Langkah ini bakal ngebikin proses buka-tutup folder jadi lebih bersih tanpa gangguan gambar promosi yang nggak jelas asalnya.
  5. Membersihkan Iklan di Aplikasi Musik dan Mi Video
    Kalian yang sering dengerin musik pakai aplikasi bawaan pasti sering liat iklan. Di aplikasi Musik, masuk ke menu setelan, lalu pilih ‘Setelan Lanjutan’. Cari bagian ‘Tampilkan Iklan’ atau ‘Rekomendasi’ dan matikan. Lakukan hal yang sama di aplikasi Mi Video melalui menu profil dan setelan. Mematikan fitur ini ngebuat aplikasi jadi lebih responsif saat dijalankan.
  6. Mematikan Rekomendasi di Folder Aplikasi
    Kadang kalau kalian buka folder seperti ‘Tools’ atau ‘More Apps’, di bagian bawahnya muncul saran aplikasi. Itu juga termasuk bagian dari MSA. Cara matiinnya gampang, tinggal klik nama foldernya (seolah mau ganti nama), nanti bakal muncul sakelar ‘Aplikasi yang dipromosikan’ atau ‘Today’s recommendations’. Langsung matikan aja biar folder kalian terlihat lebih rapi dan minimalis.
  7. Menonaktifkan Iklan di Menu Unduhan (Downloads)
    Aplikasi Unduhan juga nggak luput dari iklan. Buka aplikasi Unduhan, klik titik tiga di pojok kanan atas, pilih ‘Setelan’, lalu matikan ‘Tampilkan konten rekomendasi’. Rasanya bakal jauh lebih nyaman saat kita mau ngecek file yang baru selesai di-download tanpa harus ngeliat konten-konten sampah.

Mematikan MSA dan iklan-iklan ini memang membutuhkan sedikit kesabaran karena letaknya yang tersebar di berbagai menu. Tapi dampaknya bakal kerasa banget, terutama buat kelancaran navigasi antarmuka MIUI kalian. HP nggak bakal sesering dulu ngalamin stuttering atau patah-patah karena beban kerja sistem berkurang signifikan. Selain itu, kuota data kalian juga sepertinya bakal lebih hemat karena HP nggak perlu nge-load gambar atau video iklan setiap kali kalian buka aplikasi bawaan.

Kami menyarankan kalian buat ngecek pengaturan ini secara berkala, terutama setelah melakukan update sistem atau pembaruan aplikasi sistem. Kadang-kadang, setelah update besar, beberapa setelan ini bisa balik lagi ke posisi semula secara otomatis. Jadi, rajin-rajinlah mengecek bagian otorisasi tadi supaya privasi dan kenyamanan kalian tetap terjaga dengan baik. Melakukan optimasi ini nggak cuma soal iklan, tapi juga soal memperpanjang umur pakai baterai HP kalian dalam jangka panjang.

Begitulah cara mematikan MSA di HP Xiaomi yang bisa kalian praktikkan sekarang juga. Semoga panduan ini bisa ngebantu performa HP kalian jadi makin ngebut dan nyaman buat dipake harian. Terima kasih banyak rekan-rekanita sudah menyempatkan waktu buat membaca artikel ini, semoga bermanfaat!

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Lagi rame dicari soal kabar Arin Ananto, sebenarnya gimana sih faktanya?
  • Apa itu Agen Perlinsos? Ini Link dan Cara Daftarnya? Digaji atau Tidak?
  • Persiapan Hari Santri 2026: Cari naskah Resolusi Jihad, Ikrar, sama Amanat buat upacara nanti? Cek infonya di sini
  • Lagi rame soal Agen Perlinsos Kemensos, bisa daftar buat bantu tetangga tapi bukan buat cari gaji
  • Siapa sih Reza Auditore? Dari jualan batagor sampai jadi streamer game horor yang viral

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme