Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah

Posted on May 13, 2026

JAKARTA – Persaingan pasar ponsel pintar di tanah air kian memanas, terutama pada segmen perangkat kelas pemula atau yang lebih dikenal dengan istilah entry-level. Menanggapi dinamika pasar yang sangat kompetitif ini, Vivo sebagai salah satu pemain utama industri teknologi, terus memperkuat posisinya dengan menghadirkan deretan produk yang tidak hanya menawarkan fungsionalitas tinggi, tetapi juga harga yang sangat bersahabat bagi kantong masyarakat Indonesia.

Dalam laporan terbaru yang dihimpun dari berbagai sumber pasar gadget, terlihat bahwa segmen entry-level tetap menjadi primadona dan incaran utama konsumen. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat akan perangkat digital yang mumpuni untuk menunjang aktivitas harian, namun tetap dengan anggaran yang terkontrol. Vivo secara cerdik membaca peluang ini dengan memperluas jangkauan lini Y Series mereka, sebuah lini produk yang dirancang khusus untuk memenuhi ekspektasi pengguna di kelas menengah ke bawah.

Strategi Vivo dalam menggarap pasar entry-level terlihat sangat terfokus. Melalui Y Series, produsen asal Tiongkok ini tidak sekadar menjual perangkat murah, melainkan menawarkan paket lengkap yang mencakup daya tahan baterai yang luar biasa, desain estetis yang simpel namun modern, serta fitur-fitur esensial yang relevan dengan gaya hidup digital masa kini. Hal ini menjadikan Y Series sebagai tulang punggung bagi Vivo dalam meraup pangsa pasar yang luas di Indonesia.

Secara demografis, perangkat dalam lini Y Series ini menyasar kelompok pengguna yang sangat beragam. Mulai dari kalangan pelajar yang membutuhkan perangkat untuk mendukung proses belajar daring dan mencari informasi, para pekerja kantoran yang memerlukan alat komunikasi cepat dan handal, hingga pengguna pemula yang baru pertama kali beralih ke smartphone. Fokus utama dari perangkat-perangkat ini adalah ketangguhan untuk menjalankan fungsi komunikasi, hiburan ringan seperti menonton video, hingga menjalankan aplikasi media sosial tanpa kendala berarti.

Berdasarkan data terbaru yang dikutip langsung dari laman resmi Vivo Indonesia per Mei 2026, terdapat pembaruan signifikan pada daftar harga dan ketersediaan model di pasar. Berikut adalah rincian lengkap harga HP entry-level Vivo dari lini Y Series yang dapat menjadi referensi bagi konsumen yang sedang mencari perangkat baru.

Daftar Harga Lengkap HP Vivo Y Series (Update Mei 2026):

Dalam kategori harga paling terjangkau, konsumen dapat melirik model seperti Vivo Y03t yang dibanderol mulai dari Rp1.199.000 untuk varian RAM 4 GB dan penyimpanan 32 GB, hingga varian Rp1.499.000 untuk kapasitas 128 GB. Selain itu, terdapat Vivo Y02 dengan harga Rp1.199.000 dan Vivo Y03 yang tersedia dalam rentang harga Rp1.299.000 hingga Rp1.499.000. Bagi mereka yang mencari opsi paling ekonomis, Vivo Y01 juga hadir di angka Rp1.399.000.

Bergeser ke kelas sedikit di atasnya, Vivo Y17s menawarkan harga Rp1.399.000 untuk kapasitas 64 GB dan Rp1.599.000 untuk kapasitas 128 GB. Ada pula Vivo Y19s yang dibanderol Rp1.499.000 (4/64 GB) hingga Rp1.699.000 (4/128 GB), serta Vivo Y19s Pro yang berada di kisaran Rp1.599.000 hingga Rp1.799.000. Untuk model Vivo Y18, konsumen dapat memilikinya dengan harga Rp1.499.000 untuk varian RAM 4 GB + 6 GB.

Untuk segmen menengah dalam lini entry-level, Vivo menyediakan pilihan yang lebih variatif. Vivo Y11d tersedia di harga Rp2.599.000. Vivo Y05, yang merupakan salah satu model terbaru, ditawarkan dengan harga Rp1.899.000 untuk kapasitas 64 GB dan Rp2.099.000 untuk kapasitas 128 GB. Vivo Y21d hadir dengan harga Rp2.399.000 (4/128 GB) dan opsi lebih tinggi Rp2.199.000 (6/256 GB). Sementara itu, Vivo Y19sGT 5G yang sudah mendukung jaringan generasi kelima dibanderol Rp2.199.000 (6/128 GB) hingga Rp2.799.000 (8/256 GB).

Model lain seperti Vivo Y29 tersedia dalam rentang Rp2.399.000 hingga Rp2.599.000. Vivo Y28 hadir di angka Rp2.199.000 hingga Rp2.399.000. Bagi yang mencari spesifikasi lebih tinggi di kelas ini, Vivo Y100 ditawarkan pada harga Rp3.099.000 (8/128 GB) hingga Rp3.399.000 (8/256 GB). Ada juga Vivo Y27s dengan harga Rp2.699.000 (8/256 GB), serta Vivo Y27 5G di harga Rp2.599.000.

Pilihan lainnya mencakup Vivo Y27 dengan harga Rp1.999.000, Vivo Y22 di kisaran Rp2.199.000 hingga Rp2.799.000, serta Vivo Y36 seharga Rp2.999.000. Untuk model-model lama yang masih tersedia, terdapat Vivo Y21 dengan harga Rp2.099.000 hingga Rp2.699.000, Vivo Y20 di harga Rp2.099.000, Vivo Y20s di harga Rp2.999.000, serta Vivo Y30 seharga Rp2.699.000 dan Vivo Y30i di harga Rp2.399.000.

Tak ketinggalan, Vivo juga menyediakan model seperti Vivo Y16 seharga Rp1.699.000, Vivo Y15s seharga Rp1.699.000, Vivo Y15 seharga Rp2.399.000, Vivo Y12i seharga Rp1.899.000, Vivo Y12 seharga Rp1.999.000, Vivo Y17 seharga Rp2.599.000, Vivo Y91C seharga Rp1.599.000, Vivo Y1s seharga Rp1.499.000, dan Vivo Y02t seharga Rp1.299.000.

Sorotan Utama: Keunggulan Vivo Y05 sebagai Pendatang Baru

Di tengah banyaknya pilihan yang tersedia, satu model yang mencuri perhatian para pengamat gadget dan calon pembeli adalah Vivo Y05. Ponsel ini secara resmi diperkenalkan ke pasar pada Februari 2026 dan langsung diposisikan sebagai perangkat entry-level yang mampu mendobrak standar dengan menawarkan desain yang sangat stylish namun tetap dengan harga yang sangat terjangkau, yakni di kisaran Rp1 jutaan.

Salah satu nilai jual utama dari Vivo Y05 terletak pada kualitas layarnya. Meskipun berada di kelas harga ekonomis, Vivo tidak berkompromi pada aspek visual. Perangkat ini mengusung layar IPS LCD berukuran luas, yakni 6,74 inci. Yang lebih mengesankan, layar ini sudah mendukung refresh rate hingga 120Hz, sebuah fitur yang biasanya ditemukan pada ponsel kelas menengah ke atas. Hal ini menjamin pengalaman scrolling media sosial dan navigasi menu yang sangat mulus. Selain itu, tingkat kecerahan layar yang mampu mencapai 1.200 nits menjadi nilai tambah yang signifikan, karena memungkinkan pengguna untuk tetap melihat konten di layar dengan jelas meskipun sedang berada di bawah terik matahari langsung.

Dari sisi performa dapur pacu, Vivo Y05 dipercayakan pada chipset Unisoc T7225 4G. Untuk mendukung kelancaran multitasking, perangkat ini dibekali dengan RAM sebesar 4 GB yang telah dilengkapi dengan teknologi RAM virtual, memungkinkan sistem untuk meminjam ruang penyimpanan guna meningkatkan kapasitas memori aktif. Untuk urusan penyimpanan data, konsumen diberikan dua opsi, yakni 64 GB dan 128 GB, yang dinilai sudah sangat mencukupi untuk penggunaan harian seperti menyimpan dokumen sekolah, mengunduh aplikasi media sosial, hingga melakukan streaming video secara lancar.

Aspek daya tahan juga menjadi fokus utama pada model Y05 ini. Vivo menyematkan baterai berkapasitas jumbo sebesar 6.500mAh, sebuah angka yang sangat impresif untuk kelasnya. Kapasitas sebesar ini menjanjikan daya tahan yang sangat lama untuk penggunaan intensif seharian penuh tanpa perlu sering mencari stopkontak. Untuk pengisian daya, tersedia dukungan pengisian daya 15W.

Untuk urusan fotografi, Vivo Y05 mengusung konfigurasi kamera standar yang fungsional, yakni kamera belakang 8MP untuk menangkap momen harian dan kamera depan 5MP untuk keperluan selfie maupun video call. Di sisi perangkat lunak, ponsel ini sudah menjalankan sistem operasi terbaru Android 16 yang berbasis pada Origin OS 6, memberikan antarmuka yang segar dan fitur keamanan terkini. Menariknya lagi, perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP65, yang berarti ponsel ini memiliki ketahanan terhadap debu dan percikan air, memberikan rasa aman ekstra bagi pengguna dalam aktivitas sehari-hari.

Dengan kombinasi spesifikasi yang kompetitif, harga yang merakyat, dan fitur-fitur modern yang dibawa, Vivo melalui lini Y Series nampaknya akan terus mendominasi pasar smartphone entry-level di Indonesia dalam waktu dekat.

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme