Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mengapa Golkar & PKB Sewot?

Posted on November 29, 2011

Jakarta – Rapat Kerja Komisi II DPR dengan Menteri Hukum dan HAM Senin (28/11/2011) berlangsung panas. Fraksi Partai Golkar dan Fraksi PKB terlihat keras mencecar Menteri Amir. Ada apa?

Label good boy yang selama ini melekat pada PKB dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi sepertinya runtuh seketika saat menyaksikan pertanyaan dan pernyataan yang meluncur dari kader PKB di Komisi II DPR RI. Suara serupa juga muncul dari anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI

Seperti pernyataan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB Ida Fauziyah mengaku tidak habis pikir dengan perpanjangan proses verifikasi partai politik dengan alasan penghormatan hak politik warga. “Saya tidak habis pikir dengan alasan Kementerian Hukum dan HAM untuk memperpanjang verifikasi partai politik,” ujarnya.

Pernyataan ini dipantik dengan kenyataan Kementerian Hukum dan HAM yang dituding memperpanjang proses verifikasi partai politik dari yang semula dimulai 22 Agustus 2011 diubah menjadi 22 September 2011 hingga 25 November 2011.

Perubahan ini, dalam pandangan sebagian anggota Komisi II DPR dinilai mengubah jadwal tahapan pemilu yang dalam UU No 2 tahun 2011 tentang partai politik, disebutkan verifikasi partai politik paling lambat dilakukan 2,5 tahun sebelum pelaksanaan pemilu. Perubahan jadwal yang dilakukan Kementerian Hukum dan HAM dinilai keluar dari semangat penyusunan UU Partai Politik.

Pernyataan lebih keras muncul dari anggota Fraksi PKB DPR RI lainnya Abdul Malik Haramain yang mengatakan keputusan Kementerian Hukum dan HAM setelah 25 November 2011 tidak akan diterima. “Bagi PKB, apapun keputusan setelah 25 November kita tidak terima karena tidak fair. Verifikasi 22 September – 25 November harus dihentikan. Tidak memberikan waktu lagi, waktunya sudah habis,” tegas Malik.

Hal senada juga dipertanyakan anggota Fraksi Partai Golkar Taufik Hidayat. Dia menyebutkan penambahan waktu yang dilakukan Kementerian Hukum dan HAM dimaksudkan untuk membuka ruang partisipasi publik namun tidak ada pemberitahuan secara luas. “Sebenarnya siapa yang ingin diloloskan dalam perpanjangan waktu verifikasi itu?” ujar mantan Ketua Umum PB HMI ini.

Dia menuding keputusan Kementerian Hukum dan HAM dengan penambahan waktu verifkasi partai politik telah mengabaikan semangat UU Partai Politik. Lebih dari itu, Taufiq menyebutkan tindakan kementerian hukum dan HAM mendikte penyusunan kerangka revisi UU Pemilu yang saat ini tengah berjalan.

“Kementerian Hukum dan HAM seperti angkot yang lagi ngetem, menunggu waktu,” ujarnya menggambarkan Kementerian Hukum dan HAM dengan membuka ruang baru bagi partai politik untuk kelengkapan verifikasi.

Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin mengatakan batas akhir verifikasi partai politik pada 25 November 2011 atau 45 hari setelah akhir penyerahan berkas. Menurut dia, pasca-putusan MK terkait UU No 2 Tahun 2011 pada 4 Agustus 2011 membuat keadaan baru dalam waktu verifikasi. “Sehingga kalau ada istilah kami memberi kesempatan, dengan sejujur-jujurnya, tidak ada pembedaan fasilitas kepada pihak-pihak tertentu,” tepisnya.

Dia menyebutkan pasca-pengumuman Partai NasDem pada 11 November 2011 lalu, tidak berarti memberi kesempatan atau peluang kepada partai politik tertentu. “Jelas sekali, sampai 25 November 2011 bila ada 1 persen tidak terpenuhi oleh partai politik pasti tidak lolos,” katanya.

Sebagaimana dimaklumi, saat mengumumkan Partai NasDem pada 11 November 2011 lalu, Kementerian Hukum dan HAM juga memberi kesempatan kepada Partai SRI, PKB, dan Pakar untuk melengkapi administrasi hingga 25 November 2011. Kementerian Hukum dan HAM juga rencananya bakal mengumumkan paling lambat pada 16 Desember 2011.

Sumber INILAH.COM di parlemen mengungkapkan sikap keras PKB terhadap Amir Syamsuddin dikarenakan kecewa dengan keputusan Kemenkumham yang membuka ruang bagi perbaikan berkas partai politik baru. “Kami khawatir, ini hanya cara untuk meloloskan PKBN milik Yenni Wahid saja. Ini jelas merugikan suara PKB,” kata sumber tersebut di parlemen.

Dia menambahkan kekhawatiran serupa dengan dibukanya ruang bagi Partai SRI yang memakai ikon Sri Mulyani juga dikhawatirkan akan menggerus suara Partai Golkar. “Makanya tidak heran bila Golkar ketar-ketir dengan keberadaan Partai SRI dan Partai NasDem,” tambah sumber tersebut.

Ketika dikonfirmasi tentang sikap kritis PKB dan Partai Golkar, Amir Syamsuddin mengatakan hal tersebut merupakan proses demokrasi di parlemen. “Bahwa ada kepentingan tidak bisa dihindari,” aku Amir usai rapat dengan Komisi II DPR.

Dia membantah bila kebijakannya merugikan PKB. Bagi dirinya, pihaknya bekerja sesuai dengan UU dan perundang-undangan. “Jika ada teman-teman yang kurang nyaman, saya bisa menjelaskan dan mempertanggungjawabkannya,” jelasnya. [mdr]

Sumber: inilah.com

Terbaru

  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme