Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
aplikasi adguard

Apakah AdGuard DNS Aman Buat Android Kalian?

Posted on February 2, 2026

Pernah kepikiran gimana caranya ngeblok iklan yang numpuk di Android kalian tanpa harus pasang aplikasi tambahan? Nah, AdGuard DNS ini sering banget disebut-sebut. Tapi, aman gak sih buat kita pakai? Kita bakal kupas tuntas soal AdGuard DNS ini, mulai dari cara kerjanya sampai potensi risikonya, biar kalian makin paham dan bisa ambil keputusan yang tepat.

AdGuard DNS itu bukan aplikasi, tapi layanan DNS (Domain Name System) yang bisa kalian set di pengaturan Android. DNS itu ibarat buku telepon internet. Setiap kalian ketik alamat website, DNS yang menerjemahkannya jadi alamat IP yang bisa dibaca komputer. Nah, AdGuard DNS ini punya fitur tambahan, yaitu bisa ngeblok website dan iklan tertentu berdasarkan daftar yang udah mereka sediakan. Jadi, ketika kalian mau buka website yang masuk daftar blokir, AdGuard DNS bakal ngarahin kalian ke halaman lain, atau bahkan gak ngasih akses sama sekali.

Yang bikin AdGuard DNS ini populer adalah kemampuannya ngeblok iklan di semua aplikasi dan website, tanpa perlu instal aplikasi pemblokir iklan di tiap aplikasi. Bayangin deh, gak ada lagi iklan pop-up yang ganggu pas lagi asik-asikan main game atau baca berita. Selain itu, AdGuard DNS juga bisa ngeblok pelacak (tracker) yang ngumpulin data aktivitas online kita. Ini penting banget buat privasi, karena data ini bisa dipakai buat nargetin iklan atau bahkan dijual ke pihak ketiga. Mereka juga punya fitur parental control, jadi kalian bisa memblokir akses ke website yang gak pantas buat anak-anak.

Sekarang, soal keamanan. AdGuard DNS itu sendiri aman, kok. Mereka menggunakan enkripsi DNS (DNS over HTTPS atau DNS over TLS) untuk melindungi data DNS kita dari penyadapan. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatiin. Pertama, kalian mempercayakan data DNS kalian ke AdGuard. Meskipun mereka bilang gak nyimpen data aktivitas browsing kita, tetap aja ada potensi risiko kalau server mereka diretas atau ada kebocoran data. Kedua, AdGuard DNS itu sentralisasi. Artinya, semua permintaan DNS kalian dilewatkan ke server AdGuard. Ini bisa jadi masalah kalau server mereka lagi down atau ada masalah teknis lainnya. Ketiga, beberapa website mungkin gak berfungsi dengan benar karena diblokir secara keliru oleh AdGuard DNS. Kalian bisa atur whitelist untuk website yang mau kalian akses.

Buat yang penasaran dan pengen nyoba, ini dia langkah-langkah setting AdGuard DNS di Android:

  1. Buka Pengaturan Android: Cari ikon roda gigi di layar utama atau di drawer aplikasi kalian, lalu ketuk buat buka pengaturan.
  2. Cari Koneksi Wi-Fi: Biasanya ada di bagian ‘Jaringan & Internet’ atau ‘Wi-Fi’. Cari dan ketuk opsi Wi-Fi.
  3. Pilih Jaringan Wi-Fi yang Aktif: Pastikan kalian terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sedang dipakai.
  4. Ketuk Jaringan Wi-Fi Tersebut: Setelah terhubung, ketuk nama jaringan Wi-Fi yang lagi aktif.
  5. Cari Opsi Ubah DNS: Di detail jaringan Wi-Fi, cari opsi yang berhubungan dengan DNS. Biasanya namanya ‘Konfigurasi DNS’ atau ‘DNS’.
  6. Pilih ‘Manual’: Ubah pengaturan DNS dari ‘Otomatis’ ke ‘Manual’.
  7. Masukkan Alamat DNS AdGuard: Masukkan alamat DNS AdGuard. Kalian bisa pilih:
  • DNS Pribadi: 94.140.14.14 dan 94.140.15.15
  • DNS Keluarga: 1.1.1.3 dan 1.0.0.3
  • DNS Aman: 45.90.28.0 dan 45.90.30.0
  1. Simpan Perubahan: Setelah memasukkan alamat DNS, jangan lupa simpan perubahannya. Biasanya ada tombol ‘Simpan’ atau ‘OK’.
  2. Uji Coba: Buka browser dan coba akses website. Kalau semua website bisa diakses dengan lancar, berarti AdGuard DNS udah berhasil diatur.

Nah, itu dia penjelasan lengkap soal AdGuard DNS. Semoga dengan informasi ini, kalian bisa lebih bijak dalam memilih layanan DNS dan menjaga privasi online kalian. Jangan lupa, selalu pertimbangkan risiko dan manfaatnya sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan apapun, ya.

Rekan-rekanita, semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kalian tentang keamanan dan privasi di dunia digital. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Lagi rame dicari soal kabar Arin Ananto, sebenarnya gimana sih faktanya?
  • Apa itu Agen Perlinsos? Ini Link dan Cara Daftarnya? Digaji atau Tidak?
  • Persiapan Hari Santri 2026: Cari naskah Resolusi Jihad, Ikrar, sama Amanat buat upacara nanti? Cek infonya di sini
  • Lagi rame soal Agen Perlinsos Kemensos, bisa daftar buat bantu tetangga tapi bukan buat cari gaji
  • Lagi rame bahas PT Sinergi Graha Kapital yang borong saham WIFI sampe 4 triliun, ini siapa sebenernya?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme