Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Zabbix 7.0 Dirilis, Ini Fitur Barunya!

Posted on June 6, 2024

Dunia teknologi informasi terus berkembang, dan kebutuhan untuk memantau jaringan, server, dan infrastruktur TI lainnya menjadi semakin krusial. Kabar gembira bagi para pegiat IT! Zabbix Team baru saja merilis Zabbix 7.0, pembaruan signifikan untuk perangkat lunak pemantauan (monitoring) open-source yang populer ini.

Apa itu Zabbix?

Bagi yang belum familiar, Zabbix adalah solusi open-source yang skalabel dan handal untuk memantau berbagai hal, seperti jaringan, server, mesin virtual, dan bahkan layanan cloud. Dengan Zabbix, Anda dapat memastikan pengelolaan data secara real-time dan keamanan infrastruktur terjaga.

Zabbix 7.0: Lebih Terbuka dan Tetap Andal

Zabbix 7.0 hadir dengan perubahan lisensi yang penting. Untuk beradaptasi dengan lanskap teknologi yang terus berkembang sambil mempertahankan semangat open-source, Zabbix beralih dari lisensi GPLv2 ke AGPLv3.

Apa bedanya?

AGPLv3 mengharuskan pengguna untuk berbagi modifikasi perangkat lunak jika modifikasi tersebut digunakan melalui jaringan. Perubahan ini bertujuan untuk melindungi hak cipta dengan lebih baik dan memastikan kontribusi tetap gratis dan open-source, sesuai dengan nilai-nilai keterbukaan dan perlindungan hak cipta yang diusung Zabbix.

Fitur Baru yang Menarik di Zabbix 7.0

Zabbix 7.0 memperkenalkan berbagai fitur dan peningkatan baru yang ditujukan untuk meningkatkan kemudahan penggunaan, kinerja, dan fleksibilitas. Berikut beberapa yang terpenting:

Antarmuka yang Lebih Mudah Digunakan:

  • Pemilihan Periode Waktu: Kini tersedia pemilihan periode waktu pada widget Item history, sehingga Anda dapat menganalisis data dengan lebih mudah dalam rentang waktu yang dapat disesuaikan.
  • Widget Item History yang Ditingkatkan: Pengganti widget Plain text yang lama, widget Item history yang ditingkatkan memberikan pengalaman pengguna yang lebih dinamis dalam presentasi data.
  • Navigasi yang Lebih Efisien: Widget baru seperti Host dan Item navigator mempermudah navigasi di seluruh dasbor pemantauan.

Kapasitas Pemantauan yang Diperluas:

  • Peningkatan Pemantauan Browser: Fitur pemantauan browser yang disempurnakan mencakup item browser dan proses browser poller yang baru, membuka jalan untuk perluasan pemantauan web di masa mendatang.
  • Dukungan Kode Respon HTTP Tambahan: Zabbix 7.0 kini mendukung kode respon HTTP tambahan (202, 203, dan 204), sehingga memudahkan integrasi yang lebih baik dengan layanan web.
  • Pemantauan Lebih Andal: Peningkatan pada penyeimbangan beban proxy dan konfigurasi high-availability meningkatkan ketahanan pemantauan di lingkungan terdistribusi.

Ekstensi Template dan API:

  • Template Cloud Terbaru: Template AWS, Azure, dan GCP yang baru meningkatkan kemampuan pemantauan cloud, mencerminkan komitmen Zabbix untuk terus mengikuti perkembangan cloud.
  • API yang Lebih Fleksibel: Fitur API yang diperbarui mendukung konfigurasi dan integrasi yang lebih kompleks, memastikan Zabbix dapat beradaptasi dengan beragam lingkungan IT.
  • Peningkatan Arsitektur Plugin: Penghapusan fitur yang sudah tidak digunakan lagi dan peningkatan arsitektur plugin membantu meningkatkan kinerja dan kustomisasi.

Keamanan dan Kepatuhan yang Ditingkatkan:

  • Keamanan Lebih Ketat: Diperkenalkannya multi-factor authentication (MFA) untuk Zabbix UI memperkuat langkah-langkah keamanan.
  • Kompatibilitas Database Terbaru: Pembaruan pada versi database yang didukung, termasuk MariaDB dan MySQL, memastikan kompatibilitas dengan standar teknologi terbaru.
  • Lisensi AGPLv3.0: Transisi ke penggunaan lisensi AGPL-3.0 secara eksklusif untuk perangkat lunak ini memperkuat komitmen Zabbix terhadap standar open-source.

Peningkatan Performa

Zabbix 7.0 membawa optimisasi back-end yang signifikan, termasuk eksekusi tindakan yang lebih cepat dan dukungan yang diperluas untuk makro dan kondisi template. Peningkatan dalam penemuan jaringan, termasuk polling SNMP asinkron, meningkatkan efisiensi dan akurasi pemantauan jaringan.

Selain perubahan di atas, Zabbix 7.0 juga telah memperbaiki lebih dari 400 bug. Anda bisa mendapatkan informasi lebih detail mengenai perilisan ini di [pengumuman resmi](link to release announcement). Sistem pemantauan ini tersedia untuk [unduh gratis](link to download page) dari situs web proyek Zabbix.

Jadi, tunggu apalagi? Tingkatkan pemantauan jaringan Anda ke level selanjutnya dengan Zabbix 7.0!

Terbaru

  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame bahas film horor Pirunduk, ternyata ini arti aslinya dalam bahasa Banjar
  • Kabar duka, pengacara senior Kamaruddin Simanjuntak meninggal dunia, sempat berjuang lawan penyakit ginjal
  • Kabar duka dari keluarga Marsha Aruan, Bunda Lisa meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit
  • Lagi rame cari Mod Drag Bike 201m Sunmori, mending pakai yang resmi atau nekat download APK modifikasi?
  • Lagi ramai bahas tugas sekolah soal lingkungan, ternyata tiap profesi punya peran penting buat jaga kota tetap sehat

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme