Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Oscar Piastri Juara Race F1 GP Arab Saudi 2025

Posted on April 21, 2025

Jeddah, Arab Saudi – Oscar Piastri, pembalap muda berbakat dari tim McLaren, mencatatkan namanya dalam sejarah Formula 1 (F1) dengan meraih kemenangan gemilang di Grand Prix (GP) Arab Saudi. Kemenangan ini merupakan yang ketiga bagi Piastri musim ini, sebuah pencapaian luar biasa yang diraih di tengah drama dan kontroversi yang mewarnai jalannya balapan.

Verstappen Terkena Penalti, Piastri Memanfaatkan Peluang

Max Verstappen, pembalap Red Bull yang dikenal dengan kecepatannya yang luar biasa, memulai balapan dari posisi pole setelah mencatatkan waktu tercepat di sesi kualifikasi. Namun, Verstappen harus menerima kenyataan pahit setelah terkena penalti di awal balapan, membuka jalan bagi Piastri untuk memimpin.

Verstappen tampak kesulitan untuk memaksimalkan potensi mobil Red Bull-nya, bahkan ia melakukan kesalahan fatal di Tikungan 2 yang berujung pada penalti lima detik. Kesalahan ini menjadi titik balik yang menguntungkan Piastri, yang tampil sangat impresif sejak awal balapan.

Leclerc Mengamankan Podium, Norris Tampil Gemilang dari Posisi Belakang

Charles Leclerc dari tim Ferrari berhasil mengamankan posisi ketiga, menahan gempuran dari Lando Norris yang tampil luar biasa setelah memulai balapan dari posisi ke-10 akibat kecelakaan di sesi kualifikasi. Norris menunjukkan performa yang sangat menjanjikan, berhasil menyalip beberapa pembalap papan atas dan hampir saja merebut posisi podium.

Start yang Dramatis: Kecelakaan Tsunoda-Gasly dan Safety Car

Balapan dimulai dengan sangat dramatis, di mana Piastri langsung berusaha menekan Verstappen yang memotong Tikungan 2 untuk mempertahankan posisinya. Tak lama kemudian, insiden kecelakaan antara Yuki Tsunoda (rekan setim Piastri) dan Pierre Gasly (Alpine) memicu keluarnya safety car.

Gasly terpaksa mundur dari balapan akibat kerusakan parah pada sayap belakang mobilnya, sementara Tsunoda masih bisa kembali ke pit meskipun mengalami kerusakan. Keluarnya safety car pada akhir lap pertama menambah intensitas balapan, di mana semua pembalap harus mematuhi kecepatan yang telah ditentukan.

Kontroversi Penalti Verstappen dan Protes McLaren

Setelah safety car masuk kembali ke pit, Piastri meminta Verstappen untuk menyerahkan posisinya karena dianggap telah melakukan pelanggaran. Verstappen bersikeras bahwa dirinya sengaja melebar, namun steward (pengawas balapan) memutuskan untuk memberikan penalti lima detik kepada pembalap asal Belanda tersebut.

Keputusan ini memicu perdebatan dan kontroversi di kalangan penggemar F1, namun Piastri tetap fokus pada balapannya dan terus menekan Verstappen.

Norris Tampil Agresif dengan Ban Keras

Norris, yang memilih untuk memulai balapan dengan ban keras, mendapatkan keuntungan dari insiden Tsunoda-Gasly dan berhasil naik dua posisi ke urutan kedelapan. Pembalap asal Inggris ini kemudian menyalip Carlos Sainz (Ferrari) di awal lap 7, melanjutkan pendakiannya menuju posisi yang lebih baik.

Norris sempat terlibat duel sengit dengan Lewis Hamilton (Mercedes), di mana ia berhasil menyalip juara dunia tujuh kali itu beberapa kali. Namun, Hamilton selalu mampu memanfaatkan DRS (Drag Reduction System) untuk merebut kembali posisinya.

Strategi Pit Stop Berpengaruh pada Hasil Akhir

Tim-tim F1 menerapkan strategi pit stop yang berbeda-beda, di mana beberapa pembalap memilih untuk mengganti ban lebih awal sementara yang lain mencoba untuk memperpanjang stint (periode penggunaan ban) mereka. Strategi ini sangat berpengaruh pada hasil akhir balapan, di mana pembalap yang mampu memaksimalkan penggunaan ban dan melakukan pit stop pada waktu yang tepat akan mendapatkan keuntungan.

Piastri, yang memimpin balapan setelah penalti Verstappen, melakukan pit stop pada lap 20 dan kembali ke lintasan dengan kompon ban keras. Verstappen sendiri melakukan pit stop dua lap kemudian, berusaha untuk menghindari undercut (strategi pit stop yang bertujuan untuk merebut posisi dengan memanfaatkan kecepatan ban baru).

Norris Berharap Safety Car, Piastri Memimpin dengan Nyaman

Norris, yang berada di posisi keempat, mencoba untuk memperpanjang stint-nya dengan harapan safety car akan keluar dan mengurangi waktu yang hilang di pit lane. Namun, harapan Norris tidak terwujud dan ia akhirnya harus mengganti ban pada 15 lap tersisa, membuatnya turun kembali ke posisi kelima.

Piastri memimpin balapan dengan nyaman setelah Verstappen melakukan pit stop dan harus menjalani penalti lima detik. Russell berada di urutan ketiga, diikuti oleh Leclerc yang terus berusaha untuk mendekat.

Duel Sengit Norris-Leclerc di Akhir Balapan

Norris, dengan ban yang lebih segar, berhasil menyalip Russell dan mulai mengejar Leclerc untuk memperebutkan posisi podium. Norris sempat mendapat investigasi dari stewards karena melewati garis putih saat keluar dari pit, namun tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil.

Norris terus menekan Leclerc hingga lap terakhir, namun ia akhirnya kehabisan waktu dan harus puas finis di posisi keempat, hanya terpaut kurang dari satu detik dari pembalap Ferrari tersebut.

Russell Puas dengan Posisi Kelima, Antonelli Tampil Impresif

Russell berhasil finis di urutan kelima, meskipun sempat mengkhawatirkan keausan bannya di akhir-akhir balapan. Andrea Kimi Antonelli, pembalap muda Mercedes, tampil impresif dengan finis di urutan keenam.

Hamilton, yang memulai balapan dari posisi ke-10, berhasil finis di urutan ketujuh. Sainz berada di urutan kedelapan, diikuti oleh Alex Albon (Williams) dan Isack Hadjar (Racing Bulls) yang melengkapi posisi sepuluh besar.

Hasil Lengkap F1 GP Arab Saudi 2024

Berikut adalah hasil lengkap balapan F1 GP Arab Saudi 2024:

PosisiPembalapTimLapWaktu/Selisih
1Oscar PiastriMcLaren-Mercedes501:21’06.758
2Max VerstappenRed Bull Racing-Honda50+2.843
3Charles LeclercFerrari50+8.104
4Lando NorrisMcLaren-Mercedes50+9.196
5George RussellMercedes50+27.236
6A. AntonelliMercedes50+34.688
7Lewis HamiltonFerrari50+39.073
8Carlos Sainz Jr.Williams-Mercedes50+1’04.630
9Alex AlbonWilliams-Mercedes50+1’06.515
10I. HadjarAlphaTauri-Honda50+1’07.091

Kesimpulan

Kemenangan Oscar Piastri di GP Arab Saudi merupakan bukti nyata dari bakat dan potensi yang dimilikinya. Pembalap muda ini tampil sangat konsisten dan mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk meraih kemenangan gemilang. Balapan ini juga diwarnai oleh drama dan kontroversi, terutama terkait dengan penalti yang diberikan kepada Max Verstappen.

Secara keseluruhan, F1 GP Arab Saudi 2024 menyajikan tontonan yang sangat menarik dan menghibur bagi para penggemar motorsport di seluruh dunia.

Terbaru

  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Siapa Sosok Dibalik Video Kerudung Biru Di Mobil? Ini Konteks Asli Rekamannya
  • Bantah Menteri Kesehatan Sesak Nafas di Kalimantan, Netizen Tidak Percaya
  • Download Full Link Video Kakak vs Adik 17 Menit Viral, A Day In My Life? Hati-hati Virus!
  • Nasib Veda Ega di Moto3 Australia 2026: Sudah dapat pole position malah dihambat hujan deras
  • Lagi rame dicari link download Dopamine TV APK, warga diingatkan hati-hati soal keamanan data

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme