Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

X (Dulu Twitter) Buka Pintu Buat Konten Dewasa

Posted on June 4, 2024

Elon Musk kembali menggegerkan dunia maya! Platform miliknya, X (yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter), baru-baru ini mengumumkan perubahan kebijakan yang bikin heboh: Konten dewasa kini diizinkan! Yup, kamu gak salah baca. Mulai sekarang, pengguna X bisa bebas berbagi foto telanjang, video eksplisit, hingga konten AI bertema dewasa!

Terbuka Lebar, Tapi Tetap Ada Aturannya!

Tapi tunggu dulu! Bukan berarti X jadi liar tanpa aturan. Ada beberapa batasan yang harus dipatuhi:

  • Konten harus diproduksi dan didistribusikan secara suka sama suka. Artinya, konten tersebut harus dibuat dan disebarluaskan dengan persetujuan semua pihak yang terlibat.
  • Labeling wajib. Konten dewasa harus dilabel dengan jelas dan tidak boleh dipajang di tempat yang mudah terlihat, seperti foto profil atau banner profil.
  • Konten eksploitasi, kekerasan, atau pelecehan terhadap anak tetap dilarang keras. X tetap berkomitmen untuk melindungi anak-anak dan tidak akan toleran terhadap konten yang merugikan mereka.

Konten Dewasa Apa Aja yang Boleh di-Share?

X membuka pintu lebar-lebar untuk berbagai jenis konten dewasa, mulai dari:

  • Foto telanjang. Foto telanjang bugil, close-up alat kelamin, bokong, atau payudara diperbolehkan.
  • Aktivitas seksual. Adegan seksual eksplisit maupun tersirat, seperti adegan seks dan aktivitas seksual lainnya, diizinkan.
  • Konten AI. Konten dewasa yang dihasilkan oleh AI, seperti kartun, hentai, dan anime, juga diperbolehkan.

X Gabung ke Barisan OnlyFans:

Dengan kebijakan baru ini, X semakin mirip platform dewasa seperti OnlyFans. Platform ini sudah terkenal dengan konten live streaming bertema dewasa, dan pengguna harus berlangganan untuk mengakses konten tersebut.

Apa Dampaknya?

Perubahan kebijakan ini tentu memicu beragam reaksi. Beberapa orang menyambut gembira, menganggapnya sebagai langkah progresif yang memberikan kebebasan berekspresi. Sebagian lagi khawatir dengan potensi peningkatan konten eksplisit dan bahaya yang mengintai, terutama bagi anak-anak.

Apakah X akan menjadi platform dewasa yang dominan?

Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan tersebut. Namun, yang pasti, perubahan kebijakan ini membuka babak baru dalam dunia maya dan akan berdampak besar pada cara kita berinteraksi di platform digital.

**Ini dia beberapa hal yang perlu dipikirkan: **

  • Keamanan dan privasi. Bagaimana X akan memastikan keamanan dan privasi pengguna di tengah membanjirnya konten dewasa?
  • Konten yang berbahaya. Bagaimana X akan mencegah penyebaran konten yang eksploitatif, merugikan, atau melanggar hukum?
  • Dampak sosial. Apa dampak perubahan ini terhadap masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kaum rentan?

X menantang kita untuk berpikir kritis dan bijak dalam menggunakan platform digital. Perubahan ini adalah kesempatan untuk berefleksi dan berdiskusi tentang norma-norma baru di dunia digital, serta peran kita dalam menciptakan ruang maya yang aman, inklusif, dan bertanggung jawab.

Kita harus tetap waspada dan kritis terhadap konten yang kita temui di dunia maya, serta bertanggung jawab atas apa yang kita bagikan.

Bagaimana menurutmu? Apakah kebijakan baru X ini baik atau buruk? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Terbaru

  • Redox OS: A Rust-Based Microkernel Operating System (And How It Differs from Linux)
  • Canonical Is Bringing Back Ubuntu Core Desktop — This Time With a Clearer Plan
  • systemd Officially Adds Support for Rust Components
  • Rocky Linux Creator Builds a Brand-New “Not Linux” Kernel in 11 Days Using AI
  • Building a local AI agent in Workshop on Ubuntu 26.10
  • Omarchy 4.5 RC: 5 New Apps That Actually Look Useful
  • Worth It! Switching from Fedora KDE to Kubuntu
  • I’m Happy Using ‘Herdr’, The Fastest Growing Devtool written in Rust
  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Liquid AI Unveils LFM3: A New Generation of Multimodal Foundation Models Built Small Device
  • Google DeepMind Unveils Genie 4: The Most Advanced Real-Time Interactive World Model Yet
  • Building Long-Running AI Agents with Pi Durable: An AI SRE Agent Example
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Alvin Tedjo menang jadi Wali Kota di Kanada, wong Indonesia kok iso dadi pemimpin kota gede?
  • Messi vs Ronaldo rebutan gelar Ballon d’Or of All Time, siapa yang paling jago menurut fans?
  • Ini Dia QR Link Dana Kaget 400K, 27 Oktober 2026
  • Fresh! Ini Biodata dan Fakta Unik dari Member No Na
  • Inilah Rekomendasi 10 Drama Jepang Wajib Tonton November 2026

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme