Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Membuat Kursi Melayang Ilusi Optik, Mudah Viral

Posted on April 25, 2025

Pernahkah Kamu melihat seseorang duduk seolah-olah melayang di udara dan bertanya-tanya bagaimana caranya? Atau mungkin Kamu penasaran bagaimana sebuah kursi bisa terlihat miring namun tetap kokoh? Di era media sosial ini, video ilusi optik seperti itu seringkali menjadi viral dan membuat banyak orang terheran-heran. Jika Kamu termasuk salah satu yang penasaran dan ingin mencoba membuatnya sendiri, artikel ini akan mengungkap rahasia di balik kursi-kursi melayang dan ilusi optik yang memukau.

Seorang pembuat konten di YouTube telah menciptakan lima ilusi kursi gila yang akan menantang persepsi Kamu tentang realitas. Setiap kursi memiliki rahasia tersembunyi yang akan diungkapkan langkah demi langkah. Proyek ini bukan hanya tentang membuat kursi, tetapi juga tentang memahami bagaimana ilusi bekerja dan bagaimana sesuatu yang tampak mustahil bisa menjadi mungkin. Proses pembuatannya melibatkan berbagai teknik, mulai dari pengelasan baja, pengerjaan kayu, hingga penggunaan resin epoksi. Salah satu trik utama dalam menciptakan ilusi ini adalah dengan menyembunyikan struktur penyangga. Misalnya, dalam kursi melayang, terdapat platform tersembunyi yang disamarkan dengan karpet tebal. Kaki pengguna akan terhubung ke platform ini, menciptakan ilusi bahwa mereka melayang di udara. Dalam pembuatan kursi “tak terlihat” ini, sepasang sepatu bahkan harus dikorbankan untuk menyembunyikan mekanisme pendukung. Meskipun terdengar rumit, proses ini dapat dipecah menjadi beberapa langkah sederhana. Mulai dari membuat cetakan kaki menggunakan alat seperti Shaper Trace, mengelas rangka baja sebagai penyangga utama, hingga menyembunyikan mekanisme tersebut di dalam sepatu dan platform.

Selain kursi melayang, ada juga kursi “9.5 derajat” yang tampak miring namun tetap stabil. Rahasianya terletak pada sudut 9.5 derajat yang diterapkan pada kaki-kaki kursi, menciptakan ilusi optik yang menakjubkan. Kursi ini terinspirasi dari desain kursi karya Rasmus FX yang dijual dengan harga fantastis. Namun, dengan sedikit kreativitas dan keterampilan dasar pertukangan, Kamu bisa membuatnya sendiri dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Proses pembuatannya melibatkan pemotongan kayu dengan sudut yang tepat dan penyambungan menggunakan teknik seperti domino joinery. Meskipun terlihat rumit, konstruksinya sebenarnya cukup sederhana dan mengandalkan kekuatan lem kayu modern untuk memberikan stabilitas. Ada juga kursi “terbelah” yang menggunakan resin epoksi bening untuk menciptakan ilusi bahwa kursi tersebut terpotong menjadi dua bagian yang terpisah. Sayangnya, proyek ini mengalami kendala teknis karena resin epoksi tidak mengeras dengan sempurna. Namun, kegagalan ini justru menginspirasi untuk menciptakan kursi “bayangan” yang unik. Kursi ini menggunakan pelat baja tebal sebagai penyangga utama, menciptakan ilusi bahwa kursi tersebut hanya memiliki dua kaki. Terakhir, ada kursi “terpotong” yang tampak seperti kursi biasa namun dengan sebagian besar bagiannya dihilangkan. Kursi ini menggunakan rangka baja yang dilas dengan desain yang unik, menciptakan ilusi optik yang menarik.

Meskipun beberapa proyek mengalami kendala, semangat untuk bereksperimen dan menciptakan ilusi optik yang memukau tetap menyala. Proyek-proyek ini bukan hanya tentang membuat furnitur, tetapi juga tentang memahami prinsip-prinsip desain, fisika, dan psikologi yang mendasari ilusi optik. Jadi, jika Kamu tertarik untuk mencoba membuat kursi melayang atau ilusi optik lainnya, jangan takut untuk bereksperimen dan berkreasi. Siapa tahu, Kamu bisa menciptakan ilusi optik yang lebih menakjubkan lagi dan menjadi viral di media sosial.

Sumber: Jonny Builds

Terbaru

  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Banyak yang nanya Shopee Cup itu turnamen resmi FIFA atau bukan? Cek faktanya di sini
  • Thomas Sugiarto Oentoro resmi jadi Dirut Garuda Indonesia, profil dan rekam jejaknya banyak dicari warga
  • Siapa sih Danya Assegaf? Profil Istri Baru Aufar Hutapea yang Bikin Netizen Penasaran
  • Misteri pemilik MT Honour 25, kapal tanker yang dibajak perompak Somalia dan bawa pulang 4 WNI
  • Siapa Jessica Amelia? Mengenal Sosok di Balik Brand Skincare Raecca yang Lagi Banyak Dicari Warganet

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme