Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Makalah
  • Ke-NU-an
  • Kabar
  • Search
Menu

Ensiklopedia NU Kembali Diluncurkan

Posted on August 2, 2015

Jombang, NU Online
Buku Ensiklopedi Nahdlatul Ulama: Sejarah, Tokoh, dan Khazanah Pesantren, Ahad, diluncurkan kembali di arena Muktamar Ke-33  NU di Jombang, Jawa Timur.

“Kami menghimpun dan menuliskan kembali semua bahan rujukan dan informasi mengenai NU, baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Hairus Salim HS, salah satu anggota tim penulis ensiklopedi itu kepada di Kampus Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA), Tambakberas, Jombang.

Ia menjelaskan, ensiklopedi itu memuat berbagai sejarah dan informasi terkait ke-NU-an, baik dari sisi sejarah, tokoh dan pesantren di Indonesia, sejak sebelum Indonesia merdeka.

Ensiklopedi yang dalam penulisannya dipimpin Ketua PB NU, H Imam Aziz itu, katanya, membutuhkan waktu hingga dua tahun (2012-2014) sampai kemudian bisa diwujudkan dan diluncurkan pada 2015.

Peluncuran kembali di arena Muktamar Ke-33 NU ini, katanya, adalah semacam mengingatkan kembali kepada publik luas, terutama nahdliyin bahwa saat ini untuk mengetahui hal-ikhwal tentang NU yang cukup lengkap bisa dirujuk melalui ensiklopedia dimaksud.

Ia juga menjelaskan, keterkaitan mengenai kebangsaan dalam sejarah NU, disebutkannya cukup banyak.

Di antaranya, adalah tokoh-tokoh NU yang bahkan mampu menjadi pemimpin nasional Indonesia, yakni seorang presiden, dua orang wakil presiden, serta wakil perdana menteri. Belum lagi peran para ulamanya dalam memberi pencerahan bangsa, di antaranya almarhum KH Ali Ya’fie.

Mereka adalah KH Abdurrahman Wahid sebagai presiden, Hamzah Haz dan Jusuf Kalla sebagai wakil presiden, serta KH Dr Idham Chalid yang pernan menjadi wakil perdana menteri.

“Ini menunjukkan konteks politik kebangsaan yang ada di NU,” katanya.

Sementara itu, Aziz yang ditemui secara terpisah menjelaskan, mereka tetap menerima saran dan kritik atas buku ensiklopedi itu mengingat buku itu adalah rintisan awal.

“Makanya di dalam pengantar kami cantumkan pula alamat surat elektronik (email) yang bisa dijadikan sarana siapapun untuk memberikan masukan dan kritik,” katanya.

Dalam ensiklopedia tersebut, pada bagian sampul buku juga tertera catatan penting yang dikutip dari Syaikh KH Hasyim Asy’ari, pahlawan nasional yang juga pendiri NU.

Catatan dan pesannya adalah “Bersatulah, jangan tercerai berai…” katanya, ketika mendirikan jami’iyah NU.

Pesan ini ditujukan kepada ulama ahlussunnah wal jama’ah,  di Nusantara di tengah arus perubahan sosio-kultural dan politik yang sangat penting di awal abad ke-20.

“Ulama-ulama selama itu sesungguhnya telah dipersatukan kesamaan mahzab. Tanpa satu organisasi pun mereka tetap bersatu, dan dapat berjumpa dalam suatu jaringan keulamaan dan tradisi agung pesantren yang tak tergoyahkan. 

Karena itu, berdirinya Nahdlatul Ulama membawa pesan lain: ulama juga harus bangkit menyatukan langkah untuk membimbing umat Islam meniti kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Peran para pendiri NU dalam hal ini sangat penting, termasuk membangun landasan yang kuat bagi tatanan kebangsaan yang baru itu”. (Antara/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

Terbaru

  • Apa itu Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOP Pantura)?
  • Contoh Makalah K3: Apa itu Sertifikasi K3?
  • Cara Cek Bansos September 2025
  • Ini Jadwal Kereta Bandara Adi Soemarmo Agustus 2025
  • Apa itu Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama?
  • Cagongjok: Budaya Memalukan Korea, Ketika Kafe Jadi Kantor dan Ruang Belajar
  • Pengertian Anomali Brainrot
  • Penemuan DNA Denisovan Manusia Purba Amerika
  • SpaceX Akan Luncurkan Pesawat Rahasia X-37B Space Force Amerika
  • Biawak: Antara Hama dan Penjaga Ekosistem
  • Ini Profil Komjend Dedi Prasetyo Wakapolri Baru
  • Fraksi PKB DPRD Pati Tetap Selidiki Dugaan Pelanggaran Kasus RSUD Pati
  • Fraksi PKB Kritik Penggunaan Anggaran Prabowo, Fokus pada Fasilitas Publik
  • Inilah Syarat Nilai Minimal Raport Pendaftar SNBP 2026
  • Kemendikdasmen Sangkal Isu PPG Guru Tertentu Tidak Ada Lagi
  • Ini Struktur Kurikulum Kelas 5 SD/MI Sederajat Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Ini Struktur Kurikulum Kelas 3 dan 4 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Inilah Struktur Kurikulum Kelas 3 dan 4 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Ilmuwan Colorado University Bikin Particle Collider Mini, Bisa Atasi Kanker
  • Inilah Susunan Upacara Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus di Istana Negara
  • FAKTA: Soeharto Masih Komandan PETA Saat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945
  • Materi Tes CPNS 2025: Fungsi dan Wewenang DPR/DPD
  • Cara Menjadi Siswa Eligible Daftar SNBP 2026 Terbaru!
  • Pendaftaran PPG Guru Tertentu 2025 Diperpanjang, Ini Syarat dan Caranya!
  • Struktur Kurikulum Kelas 2 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Ini Struktur Kurikulum Kelas 1 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Ini Struktur Kurikulum PAUD & TK Sederajat Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Butuh Beasiswa? Ini Beasiswa Alternatif KIP Kuliah Tahun 2025 untuk Jenjang S1
  • Butuh Bantuan SPP? Ini 5 Beasiswa SMA/SMK 2025 Yang Bisa Kamu Coba
  • Apa itu Beasiswa Mutual+ 2025, Syarat, Ketentuan dan Cara Daftarnya
  • Apa itu Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOP Pantura)?
  • Contoh Makalah K3: Apa itu Sertifikasi K3?
  • Cara Cek Bansos September 2025

©2025 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme