Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Makalah
  • Ke-NU-an
  • Kabar
  • Search
Menu

Tafsir Surah Al-Ashr (Bagian 1)

Posted on April 3, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Rizal Mubit

Surah Al-Ashr turun di Mekkah (Makiyyah) terdiri atas tiga ayat, empat belas kalimat dan enam puluh delapan huruf. Menurut banyak ulama, surah ini merupakan wahyu ke-13. Ia turun sesudah surah Alam Nasyrah dan sebelum surah Al-Adiyat.

وَالۡعَصۡرِۙاِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَفِىۡ خُسۡرٍۙ

Wal-Ashr, sesungguhnya manusia berada di dalam kerugian.

Kata Al-Ashr bermakna masa. Perlu diketahui Al-Qur’an menggunakan banyak istilah untuk menunjukkan masa. Ada istilah dahr. Dahr adalah masa keberadaan alam raya ini. Manusia pernah suatu ketika belum ada, namun waktu sudah ada. Dan kelak manusia akan tiada. Sedangkan waktu masih ada. Waktu yang tak terikan oleh keberadaan manusia itulah yang disebut dengan dahr. Disebutkan di dalam surah Al-Insan ayat pertama:

هَلْ اَتٰى عَلَى الْاِنْسَانِ حِيْنٌ مِّنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْـًٔا مَّذْكُوْرًا

Bukankah pernah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?

Orang yang lahir pada tahun 1990 misalnya, pada tahun 1989 dia belum ada namun dahr sudah ada. Atau orang yang mati tahun 2020, dia sudah tidak ada pada tahun 2021. Namun dahr masih tetap ada.

Adapun kata ashr adalah masa yang dilalui oleh sesuatu. Kalau ada orang lahir pada tahun 1990 dan meninggal tahun 2020, maka antara tahun 1990 sampai 2020 adalah ashr baginya. Artinya setiap orang punya masa hidup. Di dalam sejarah Islam ada istilah ashrurasul atau masa kerasulan yang menunjukkan masa sewaktu Nabi Muhammad menjadi Rasul yakni selama kurang lebih 23 tahun.
Baca juga:  Tafsir Surat Al-Mumtahanah Ayat 8-9: Memahami Arti Toleransi Umat Beragama
Di dalam ayat ini Allah bersumpah dengan kata wal ashri. Artinya Allah bersumpah dengan masa yang bila dikaitkan dengan manusia, yaitu masa yang dilalui manusia, Yakni sejak dia lahir sampai dengan mati.

Selain dahr dan ashr, di dalam Al-Qur’an juga ada yang disebut dengan ajal. Ajal adalah masa berakhirnya sesuatu. Gelas yang pecah berarti sudah tiba ajalnya. Ada pula kata waqtu. Di dalam tafsir Al-Mishbah kata waktu berarti masa di mana suatu pekerjaan harus selesai. Di dalam fikih dikenal dijelaskan dengan detail mengenai waktu salat yang membahas mengenai permulaan dan berakhirnya salat.

Ada banyak pendapat ulama mengenai kata al-ashr. Ada yang mengatakan bahwa Allah bersumpah demi masa rasul atau ashrurrasul saja. Tetapi, pendapat yang paling baik adalah Allah bersumpah demi masa secara umum. Ada pula yang berkata bahwa ashr adalah waktu Ashar.

Sebenarnya kata Ashr dari segi Bahasa berarti memeras. Mengapa waktu menjelang matahari terbenam dinamai Ashr? Karena ketika itu manusia hampir selesai melakukan kegiatan. Dan, waktu itu seakan-akan sudah terpesar keringatnya. Itulah sebabnya disebut dengan istilah ashr.

Allah bersumpah: Wal-ashri, demi masa sesungguhnya manusia, sungguh-sungguh berada di dalam kerugian. Kata khusrin sebenarnya bukan hanya berarti rugi. Kata ini bisa juga berarti sesat, celaka, dan segala yang akibatnya negatif adalah khusrin.

Sementara kata al-insaan (manusia) dibatasi oleh para ulama tafsir dengan manusia yang sudah dewasa. Anak-anak yang belum mukallaf tidak termasuk dalam kategori al-insaan yang ada dalam surah ini.
Baca juga:  Tafsir Surah Al-Fatihah (10): Pentingnya Pertolongan Allah
Di dalam ayat ini kata khusrin disebutkan dengan bentuk nakirah yang mengisyaratkan adanya aneka ragam kerugian. Sehingga manusia benar-benar berada dalam aneka ragam kerugian.

Lalu mengapa Allah bersumpah dengan al-ashr? Mengapa bersumpah dengan masa? Karena modal manusia yang paling berharga selama hidup adalah waktunya. Kalau ada orang kehilangan uang hari ini, besok masih ada kemungkinan untuk mendapatkan lebih banyak lagi. Namun kalau kehilangan waktu, jangan harap waktu akan kembali. Itu sebabnya ada riwayat mengatakan bahwa setiap matahari terbit muncul makhluk yang berkata: “Hai putra-putri Adam, aku adalah makhluk baru. Sebentar lagi akan pergi dan tidak akan kembali lagi menemuimu.” Maka jika kehilangan waktu, mestinya orang merasakan sangat rugi.

Kapan kerugian bisa dirasakan? Biasanya penyesalan akan muncul saat tua atau di saat berada pada ashr (senja) hidupnya. Allah sengaja bersumpah dengan menggunakan lafal kata ashr untuk menunjukkan bahwa aneka ragam kerugian itu akan dirasakan di waktu senja hidup seseorang.

 

Sumber:

Tafsir Marah Labid karya Syekh Nawawi Al-Bantani

Tafsir Al-Misbah Karya Quraish Shihab

Tafsir Al-Manar karya Muhamad Abduh

Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Apa itu Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOP Pantura)?
  • Contoh Makalah K3: Apa itu Sertifikasi K3?
  • Cara Cek Bansos September 2025
  • Ini Jadwal Kereta Bandara Adi Soemarmo Agustus 2025
  • Apa itu Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama?
  • Cagongjok: Budaya Memalukan Korea, Ketika Kafe Jadi Kantor dan Ruang Belajar
  • Pengertian Anomali Brainrot
  • Penemuan DNA Denisovan Manusia Purba Amerika
  • SpaceX Akan Luncurkan Pesawat Rahasia X-37B Space Force Amerika
  • Biawak: Antara Hama dan Penjaga Ekosistem
  • Ini Profil Komjend Dedi Prasetyo Wakapolri Baru
  • Fraksi PKB DPRD Pati Tetap Selidiki Dugaan Pelanggaran Kasus RSUD Pati
  • Fraksi PKB Kritik Penggunaan Anggaran Prabowo, Fokus pada Fasilitas Publik
  • Inilah Syarat Nilai Minimal Raport Pendaftar SNBP 2026
  • Kemendikdasmen Sangkal Isu PPG Guru Tertentu Tidak Ada Lagi
  • Ini Struktur Kurikulum Kelas 5 SD/MI Sederajat Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Ini Struktur Kurikulum Kelas 3 dan 4 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Inilah Struktur Kurikulum Kelas 3 dan 4 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Ilmuwan Colorado University Bikin Particle Collider Mini, Bisa Atasi Kanker
  • Inilah Susunan Upacara Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus di Istana Negara
  • FAKTA: Soeharto Masih Komandan PETA Saat Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945
  • Materi Tes CPNS 2025: Fungsi dan Wewenang DPR/DPD
  • Cara Menjadi Siswa Eligible Daftar SNBP 2026 Terbaru!
  • Pendaftaran PPG Guru Tertentu 2025 Diperpanjang, Ini Syarat dan Caranya!
  • Struktur Kurikulum Kelas 2 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Ini Struktur Kurikulum Kelas 1 SD/MI Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Ini Struktur Kurikulum PAUD & TK Sederajat Menurut Permendikdasmen No 13 Tahun 2025
  • Butuh Beasiswa? Ini Beasiswa Alternatif KIP Kuliah Tahun 2025 untuk Jenjang S1
  • Butuh Bantuan SPP? Ini 5 Beasiswa SMA/SMK 2025 Yang Bisa Kamu Coba
  • Apa itu Beasiswa Mutual+ 2025, Syarat, Ketentuan dan Cara Daftarnya
  • Apa itu Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOP Pantura)?
  • Contoh Makalah K3: Apa itu Sertifikasi K3?
  • Cara Cek Bansos September 2025

©2025 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme